ANAK



ANAK

                Ingin kembali menulis terinspirasi  pemandangan pagi tadi dijalanan. Pemandangan yang menusuk hati hingga air mataku menetes dijalanan. Melihat sepasang  muda mudi berboncengan yang wanita masih sangat belia pakai seragam pramuka berjilbab masih SMP dan yang laki laki pakai baju preman biasa nampak lebih dewasa. Berboncengan tanpa malu saling berpegangan tangan.
Bukan masalah ya kalau berboncengan itu kakak dan adiknya. Tapi apa mungkin ya kakak dan adiknya berboncengan sambil berpegangan tangan penuh makna penuh nafsu begitu. Ngilu hatiku mengingat dibelakangku ada dua gadis kecilku yang kelak mungkin saja akn bersinggungan dengan hal hal begini. Miris rasanya jika suatu hari yang aku lihat berboncengan dengan non murim itu anakku sendiri. Mungkin akan hancur berkeping keping hatiku rasanya tak sanggup lagi meneruskan bayangan kelu.
Sebagai ibu wajar rasanya bila segala ketakutan mengahantui apalagi untuk zaman yang penuh godaan sekarang ini. Jangankan anak anak yang masih polos kita saja yang sudah dewasa banyak yang jatuh kelubang zina yang nista. Bukan hal aneh lagi ketika dimedia media ada berita perslingkuhan ada berita perzinahan atau anak anak yang dibawah umur sudah mengenal dunia yang belum sepantasnya mereka kenal.
Sudah sepantasnya kalau kita sebagai orang tua lebih protektif terhadap anak anak kita. Lebih bisa mengenal dunia mereka. Karena tak mungkin mereka akan hidup dalam dunia kita. Mereka tentu hidup dengan zamannya. Bergaul dengan apapun yang ada dilingkungannya. Hidup dengan begitu banyak godaan yang kapan saja mampu menggelincirkan mereka.
Tak kurang lagi rasanya saya menjaga anak anak saya, sekolah sudah dari PAUD dipesantren hafalan hadist hafalan alquran pelajaran akhlak yang baik dan pergaulan antra pria dan wanita dari PAUD jadi makannan tiap hari. Tidak disekolah tidak dirumah semua diterapkan. Bahkan rencana hingga besar akan masuk pondok pesantren putri sudah dirancang dengan matang.
Pasti  usaha usaha terbaik pasti dilakukan oleh siap orang tua untuk menjaga anak anaknya dari godaan syaitan.  Dari pendidikan yang berkualitas sampai antar jemput sekolah yang terjamin. Bahkan banyak ibu atau bapak yang rela menjadi ojeg pribadi anak anaknya selama masih dibangku sekolah. Meskipun banyak juga yang protes diantar jemput orangtua malu katanya kayak anak mami aja. Banyak yang lebih senang menggunakan kendaraan bermotor sendiri.
Bahkan sekarang sudah banyak orangtua yang tidak kolot seperti zaman dulu yang menutut anak tunduk sama orangtua. Sekarang orangtua lebih berperan sebagai sahabat bagi anak anaknya. Orangtua banyak memberika waktu luang untuk menjadi teman cerita anaknya teman curhat yang asyik bagi anaknya.
Tapi semua yang kita lakukan tidak akan menjamin anak anak kita terlepas dari bahaya pergaulan bebas. Karena segala sesuatunya kembali kepada takir Alloh. Kembali ke sekenario kehidupan yang disutradarai Alloh. Sehebat apapun usaha kita tetap Alloh lebih berhak untuk mengatur segalanya.
Lalu apakah kalau demikian kita mesti menyerah toh semua dikembalikan kepada takdir Alloh. Tentu saja tidak setiap takdir Alloh pun berbanding lurus dengan usaha kita tentunya. Namun ketika kita menyadari segala kehidupan ini hanyalah suratan takdir dari Alloh ketika kita sudah usaha menjaga dan mengarahkan kejalan kebaikan tentu ada nilainya dimata Alloh.
Doa ya doa adalah salah satu penjagaan kita saat kita tak dapat menjaga mereka saat tangan tangan kita tak mampu memeluk mereka. Biarkan doa doa indah yang mengalir sepanjang siang dan malam yang akan menjaga mereka. Biarkan Alloh yang memeluk mereka dalam doa doa kita. Karena doa adalah kekuatan yang tak terbatas. Doa adalah belaian lembut seorang ibu untuk anaknya yang jauh.
Alloh sebegitu banyak ujian dan cobaan kami lalui dengan ikhlas,  luar biasa sakit yang kami rasakan saat melahirkan anak anak kami kami rela dan ridho. Ya Alloh kumohonkan keselamatan atas anak anak titipanMU yang begitu berharga. Alloh jangan uji kami dengan kenakalan mereka jangan uji kami dengan perbuatan dosa mereka jangan beri kami cobaan dengan perbuatan zina mereka. Aloh hanya Engkau sebaik baik penjaga maka kami titipkan mereka dalam penjagaaMU. Ketika tangan tangan ini tak mampu menggandeng mereka tak mampu memeluk mereka tak mampu melurukan mereka kami mohonkan gandeng mereka dalam belainMU peluk mereka dalam ketaqwaan kepadaMUdan luruskan jalan kehidupan mereka dalam taat kepadaMU.
Ya Alloh tak sanggup rasanya diri ini bila kami diuji  dengan anak anak yang dengan penuh kasih kami besarkan. Hancur hati kami bila melihat mereka dalam kubangan dosa. Tak sanggup lagi kami berdiri bila anak anak ini tak mampu menjadi tabungan kami diakherat nanti. Ya Alloh bantulah kami menjadi orangtua yang mampu menjadi contoh untuk mereka. Jadikan kami orangtua yang patut ditaati oleh mereka. Ya Alloh sungguh tiada daya tiada kekuatan kami tanpa pertolongan dariMU ya Alloh.
Ummuarrahma
24 Januari 2016




Belum ada Komentar untuk "ANAK"

Posting Komentar

mohon komentar dengan bijak

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel