Kalau cinta kenapa mesti benci

Menikah karena cinta lalu kenapa ada benci.

Ketika orang menikah ditanya apa alasan kalian berdua menikah jawabnya cinta. Bukti cinta nya apa udah pacaran lama gak putus. Jadi sudah saling tau karakter dan sifat masing masing katanya. Udah tau kebiasaan masing masing pokoknya udah klop dihati.

Setelah beberapa tahun menikah dengar kabar udah pisah kelurga gak harmonis dan yg ada saling menjelekkan satu sama lainnya. Bahkan saling membenci tak lagi bertegur sapa. Saling menghujat disemua medsos.

Yang jadi pertanyaan kemana cinta yang menjadi alasan mereka menikah?? Sudah pergi atau hilang atau luntur karena waktu? Kemana yang katanya sudah tahu sifat dan karakter masing masing? Kemana segala alasan awal ketika memutuskan menikah? Kemana lagi dicari alasan untuk mempertahankan keutuhan bahtera rumah tangga??

Lalu masih mampukah mulut kita mengatakan cukup dengan cinta pondasi rumah tangga dibangun?? Lalu kita akan masih bisa kah kita dengan bangga lamanya waktu pacaran sebagai alasan sudah saling mengenal? Apa iya pacaran membawa kebaikan yakin?? Pacaran yang mungkin bertemu seminggu 2 kali hanya beberapa jam di sama kan dengan rumah tangga yang bertemu hampir seluruh waktu bersama. Bisakah mewakili waktu pacaran dengan hidup bersama 24 jam?

Ternyata tidak cukup kan dengan cinta, tidak bisa lamanya pacaran menjadi tameng kekuatan dari cinta. Karena semua kembali kepada keikhlasan kita menerima takdir Alloh. Karena menikah bukan akhir dari sebuah hubungan pacaran menjadi suami istri. Menikah adalah awal dari pintu gerbang kehidupan yang sesungguhnya.

Dalam pernikahan akan ada banyak sekali ujian dr menyamakan 2 isi kepala 2 hati yang berbeda menjadi 1 tujuan menjadi searah agar langkah bs beriringan. Tapi ketika modalnya hanya cinta tapi arahnya tidak sama bisakah seiring sejalan?.  Ketika tidak saling menyadari bahwa pernikahan membutuhkan banyak energi untuk membangun cinta yang lebih indah dari pacaran.

Sebelum menikah hendaknya menyadari bahwa pasangan kita bukan mahluk yang sempurna. Dan kitapun bukan mahluk yang sempurna sama sama memiliki kekurangan. Dan menikah pun bukan untuk menyempurnakan kekurangan tapi menjadikan kelebihan dan kekurangan masing masing sebagai penguat cinta. Saling bersinergi membangun bahtera rumah tangga.

Indahnya surga rumah tangga hanya dinikmati orang orang yang mampu menerima kekurangan pasangan masing masing. Karena sebetulnya alasan utama untuk menikah adalah adanya rasa nyaman sehingga surga terasa lebih dekat dengan pasangan kita. Sehingga kebahagiaan menyelimuti keluarga meskipun dalam. Kondisi apapun. Baik dalam kondisi kaya atau miskin sehat atau sakit, susah atau senang .

Jadi pondasi utama dari rumah tangga bukanlah cinta tapi seberapa besar rasa ikhlas menerima kekurangan pasangan. Seberapa siap kita menjalani lika liku perjalanan rumah tangga. Seberapa besar usaha kita dalam meraih kebahagiaan.

Ummuarrahma19012016
R. Syaraf RSIM

Belum ada Komentar untuk "Kalau cinta kenapa mesti benci"

Posting Komentar

mohon komentar dengan bijak

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel