The power of kepepet edisi revisi

                                                     The Power of kepepet

kadang kala manusia hidup berada dalam situasi kepepet malah membawa efek posititf buat dirinya. Ketika kita mampu mengenali kemampuan diri, minimal belajar untuk menghadapi situasi dengan mandiri tanpa mengeluh atau tanpa rengekan. Pernahkah Anda mengalami atau menemukan kekuatan kekuatan dalam diri yang ternyata membuat kita sendiri baru menyadari kemampuan ini?

Sedikit bercerita tentang diri saya sendiri, yang alhamdulillah ketika Alloh memberikan ujian-ujian dalam hidup, malah mampu melejitkan kemampuan dalam diri yang tersnmbunyi rapi tanpa saya menyadarinya. Maaf, buka untuk pamer ya, niatnya ayo kita maksimalkan potensi yang ada di diri kita bisa melalui media apa saja. Kalau saya sangat bersyukur dengan media sosial karena media ini turut membantu saya dalam menggali potensi yang ada.

Saya bukan lah apa-apa. Seorang istri dengan suami yang sangat baik. Semua hal dibantu suami malah terkesan sangat manja. Pekerjaan rumah tangga saja saya dibantu suami. Mengurus anak, lebih sabar suami, sehingga semua serba ayah. Bersyukur sekali, ya, punya suami yang sayang luar biasa. Rasanya tidak bisa hidup terpisah darinya.

Hingga suatu hari suami kena PHK dari perusahaan. Qodarulloh, memang sudah begitu yang terjadi. Di saat suami juga bingung, mau kerja apa menghidupi anak dan istri. Meskipun saya bekerja, tapi sebagai suami pasti tidak nyaman berada di rumah. an istri yang bekerja. Akhirnya tabungan terkuras juga dan situasi semakin rumit. Saya sebagai seorang istri tidak mungkin akan membebani suami. Sedih pasti, tapi disisi lain saya adalah orang pertama yang harus mendukung dia. Tidak perlu keluar keluhan dari mulut karena pasti menambah bebannya.

Melalui media facebook saya mengenal teman teman group masak. Saya mencoba buat ice cream, buat brownis dan kue-kue lain. Ada yang saya titipkan di warung atau terima pesanan. Padahal saya masak saja, enggak pernah lebih banyak beli. Karena kepepet akhirnya bisa juga saya buat kue. Usaha ini berhenti karena penyakit asma tidak mengizinkan saya lelah. Akhirnya suami melarang.

Suamiku tidak bisa juga berdiam diri, pria satu ini penggemar bunga akhirnya beliau bisnis bunga dan bibit buah buahan. Saya turut mengiklankan melalui media ini pula. Alhamdulillah laris manis. Entah karena kasihan dengan situasi yang rumit, teman- teman rumah sakit tempat saya bekerja pun banyak yang membeli, apapun yang saya jual. Semoga itu menjadi salah satu amal kebaikan buat mereka. Aamiin.

Saya beralih haluan berjualan online bahan batik. Di sini saya menemukan potensi diri, ternyata saya juga punya bakat berbisnis. Jual batik dari Pekalongan-Jawa Tengah melalui media online. Alhamdulillah, laris manis bahkan sempat ikutan bazar disebuat even. Potensi yang sama sekali tidak terbayangkan bisa menjadi pedagang dan bertemu banyak orang.

Beberapa kali suami izin bekerja keluar kota tapi saya tidak pernah mengizinkan. Karena saya memang tidak bisa jauh dari suami. Saya lebih bahagia dan nyaman kalau saya pulang kerja melihat anak dan suami tidur nyenyak di rumah. Dari pada saya pulang kerja tidak tahu kondisi suami sakitkah atau lapar. Saya selalu bilang sesulit apapun hidup kalau ada ayah semua jadi ringan.

Ternyata ujian tidak berhenti di sini ketika itu suami kembali bekerja di perusahaan yang lama. Menjadi penjaga malam, Apapun pekerjaannya, Aku bangga karena dia memberi kami nafkah yang halal. Hari itu adalah hari yang menyakitkan ketika beliau diamanahi untuk mendampingi proyek pengiriman benih padi. QodarAlloh, suami kecelakaan dan menghembuskan nafas yang terakhir. Apapun takdir dari Alloh, InsyaaAlloh yang terbaik.

Ujian Alloh kali ini membuat saya hancur. Saya yang pisah sebentar saja tidak bisa, kini harus berpisah selama lamanya. Bagaimanapun harus ikhlas, harus kuat demi dua warisan terindah dari Almarhum.
Situasi ini membuat saya kembali harus menggali potensi diri. Harus kuat, harus tangguh dan berani. Bisnis kain batik saya tinggalkan,  bunga-bunga juga saya lelang. Rumah terjual karena kami tidak sanggup hidup dalam kenangan yang hanya membuat kami rapuh. kembali kami menyusun puzzel kehidupan dari nol.

Semua peninggalan Almarhum saya jadikan tabungan anak-anak. Mereka lebih berhak untuk itu. Kembali merangkak dari nol kini lebih banyak menggeluti bisnis online. Ada juga offline yang barangnya titipan dari beberapa teman. Saya tinggal jual tanpa modal.

Alloh itu maha baik. Ddekatkan saya dengan orang orang baik yang selalu menginspirasi saya. Bertemu dengan orang-orang yang melejitkan potensi potensi saya. Ada yang membantu saya dalam bisnis. Ada juga yang membantu saya dalam memperbaiki diri. Dia selalu mengajak taklim, biar rasa sepi itu hilang.

Dari sini saya menyimpulkan, situasi apa pun ketika kita hadapi dengan ikhlas dan mau ikhtiar, maka kita akan mampu berdiri tegak menghadapi apapun ujian dariNYA. Yakin saja Alloh tidak akan membiarkan kita sendirian. Kalau saya bilang pada anak anak jangan khawatir ketika ayah tidak lagi membantu memncarikan rizqi untuk kita, maka Alloh langsung yang akan memberikan rizqi itu dari banyak pintu yang tak terduga.

Dulu saya sering buat status yang galau karena kangen suami. Sekarang juga sering ya.., minimal sudah berkurang. Sekarang lebih ingin menuliskan apa yang saya rasakan menjadi tulisan bagus dan produktif. Masih belajar menulis dengan bimbingan dari teman yang semoga tidak lelah menjawab pertanyaan- pertanyaan saya yang masih belajar.

Mari kita kenali kekuatan kekuatan yang dahsyat ada dalam diri, selagi kita mau mencoba mau belajar mau berusaha pasti tidak sia-sia. Minimal ada nilainya dimata Alloh. Kita manusia hanya bisa berusaha dan berdoa kalau hasil itu yang punya, ya, hanya Alloh. Kita tidak pernah tahu usaha mana yang akan mendapat hasil terbaik. Maka berusah sebaik-baiknya adalah ikhtiar terbaik dan biarkan doa dan takdir bertarung di langit sana untuk mendapatkan hasilnya.

Terima kasih kepada teman teman  yang tidak pernah lelah memberi semangat inspirasi juga doa-doa terbaiknya untuk saya. Hanya Alloh saja yang akan membalas kebaikannya.  Semoga menjadi amal kebaikan di sana.
Setiap doa yang kita bisikan ke bumi akan melangit indah dicatat malaikat dan dikabulkan Alloh. Aaamiin Allohuma Aamiin. Ini revisi dari saya, Ummu Arrahma. Salam-Devy Nadya Aulina.

Belum ada Komentar untuk "The power of kepepet edisi revisi "

Posting Komentar

mohon komentar dengan bijak

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel