TIPS MEMBUAT ANAK HOBBY MEMBACA

            Membaca adalah kegiatan yang saya suka sejak saya kecil hingga sekarang. Karena hobby membaca ini sehingga saya punya cita cita kelak memiliki anak yang hobby membaca. Dan Alhamdulillah cita cita saya tercapai anak sulung saya suka sekali dengan buku sejak umur 2 tahun belum bisa membaca. Sekarang diusia 9 tahun sudah tidak lepas dari kegiatan membaca.
            Ada serangkaian kegiatan yang saya lakukan untuk mencapai cita cita saya. Kegiatan  ini saya lakukan sejak saya mengandung anak pertama. Karena ada banyak  manfaat bagi anak anak yang memiliki hobby membaca. Membaca akan menambah kosakata anak, meningkatkan keterampilan komunikasi, melatih kemaapuan berfikir, melatih konsentrasi dan masih banyak lagi manfaat dari membaca.
       Dalam tulisan saya kali ini  saya ingin  bagikan rahasia saya membuat anak saya cinta buku dan hobby membaca. 

1.      Saya memulainya saat saya hamil
Ketika hamil dari trimester pertama hingga trimester terakhir saya selalu meluangkan waktu untuk membaca. Membaca apa saja bisa buku, bisa koran, majalah, juga Alquran. Pokonya judulnya membaca. Tujuannya embiasakan janin dikandungan membaca bersama saya.

2.      Ketika saya melahirkan
Masih sama dengan ketika hamil saya tetap rajin membaca buku bersama bayi saya yang masih mungil. Saya suka membacakan cerita kepada bayi, seperti mengajak ngobrol tapi dengan membacakan cerita. Saya lakukan sampai anak saya usia 2 tahun.

3.      Anak umur 2 tahun
Anak saya umur 2 tahun sudah saya kenalkan dengan buku cerita bergambar dan majalah anak anak. Belinya juga majalah bekas atau returan karena sayang kalau beli yang bagus masih suka disobek sobek.
Setiap kali membeli majalah memang sebuah pekerjaan bertambah, membacakan buku cerita dan majalah adalah jadwal rutin setiap ada waktu luang.

Meskipun lelah kegiatan rutin ini tetap saya lakukan. Membacakan buku cerita atau majalah anak anak akan merangsang minat anak untuk membaca. Setelah saya membacakan cerita biasanya anak akan mengulang cerita sambil bergaya membaca buku.

4.      Usia TK
Anak usia TK pada umumnya anak mulai suka bermain dengan teman sebaya dan menonton televisi jadi hobby utama. Begitu pula dengan anak saya. kegiatan membaca hanya ketika dibacakan cerita. Tapi jadwal membacakan buku tetap jadi jadwal wajib. Alhamdulilah anak saya juga suka belanja buku meskipun setelahnya kalah dengan main dan televisi.

5.      Masuk SD
Mulai memasuki SD kelas 1 anak saya sudah mulai lancar membaca. Suka baca cerpen anak anak bonus dari Majalah. Saya mulai tahu minat anak saya membaca cerpen anak anak. Setiap kali anak saya melakukan hal hal baik maka reward saya adalah buku cerpen anak anak.
Dan akhinya hingga hari ini kebiasaan membaca buku tidak terbatas pada cerpen dan novel anak anak. Buku buku yang bersifat ensikopedi, buku yang bahasanya ringan untuk anak anak pun saya sediakan sehingga minat membaca semakin tinggi,
Hingga hari ini hobby nya membaca semakin meningkat. Tapi kadang belum bisa memanajemen waktu kapanpun dimanapun kalau belum tidur yang ada hanya membaca buku dan televisi sudah tidak masuk dalam hobby.

Menciptakan suasana kondusif
Suasana kondusif untuk anak mebaca buku sangat mempengaruhi minat anak membaca. Bagaimana anak akan hobby membaca bila dirumah lebih banyak yang menikmati menonton televisi. tapi ketika  anggota keluarga menikmati kebersamaan dengan membaca kita sering berkomunikasi dengan membicarakan buku buku yang sedang dibaca anak, menjelaskan apa hikmah dari buku yang dibaca. sehingga membaca menjadi menyenangkan.

 Demikian cerita saya berbagi pengalaman menumbuhkan minat membaca tanpa memaksakan kehendak. Tetapi membuat membaca menjadi sesuatu yang membahagiakan. mari menebarkan virus membaca untuk anak anak kita. Membentuk generasi cinta buku bukan generasi yang sibuk dengan game atau televisi.

Belum ada Komentar untuk " "

Posting Komentar

mohon komentar dengan bijak

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel