Dari Antologi ke Buku Solo di Tahun 2017



Tahun 2016 telah berlalu, mengingat awal saya terjun di dunia menulis adalah tahun 2016. Mengikuti sekolah perempuan pada tahun 2016 membuat mata saya terbuka Ternyata menulis itu keren banget. Meskipun saya kalang kabut ta bisa mengejar naskah yang mestinya saya selesaikan. Benturan antara keinginan menulis dan kewajiban saya dalam karier. Akhirnya saya gagal menulis buku saat mengikuti sekolah perempuan. 

Benarkah saya gagal? Saya rasa tidak karena menulis tidak harus menghasilkan buku. Edisi membela diri, tapi benarkan menulis bisa dengan media apapun. Bisa menulis artikel, menulis antologi, menulis puisi, menulis cerpen, da banyak lagi. Akhir tahun 2016 alhamdulillah menjadi finalis lomba menulis “bangga menjadi ibu” yang bukunya diterbitkan kerjasama indiscrip dan bitread. Alhamdulillah meskipun antologi ini sudah membuat saya girang sekali. Sebuah prestasi luar biasa bagi saya yang mengawali menulis dengan tertatih-tatih. 

Dan di tahun 2017 ini ada banyak harapan bagi saya untuk karier menulis ini. Berharap dari satu buku antologi meningkat menjadi buku solo karya saya sendiri. Meskipun ini tantangan berat tapi saya bertekat ditahun 2017 ini saya harus istiqomah menulis, menulis, dan menulis untuk satu buah buku solo. Perjalanan panjang, perjuangan yang berat tapi boleh lah saya bermimpi dan berencana. Dan tentu saja impian dan rencana mesti dibarengi denganikhtiar dan doa.  

Ikhtiar saya adalah membiasakan menulis, menulis, dan menulis. Dimanapun dengan media apapun kebiasaan menulis harus terus dilatih. Menulis status facebook, menulis dibuku catatan ide, menulis di note atau di sarana apapun yang paling mudah saya lakukan. Karena bagaimana mau istiqomah menulis dan menjadi penulis jika setiap ide yang terlintas hanya dibuang sia-sia tanpa dicatat.
Selanjutnya ikhtiar saya adalah membaca buku. Seorang penulis yang baik adalah pembaca yang baik. Karena tulisan akan hidup jika penulis memiliki wawasan yang luas dan tentu saja cara pandang yang luas. Penulis yang baik adalah penulis yang objektif dalam menilai sebuah ide tulisan. sehingga pembaca dari semua kalangan merasa nyaman. 

Doa adalah sebuah kunci keberhasilan maka jangan pernah lelah berdoa untuk setiap mimpi. Jika doa belum menghantarkan mimpi kita terwujud maka bersabarlah. Karena waktu akan mengajarkan sebuah kesabaran dengan hasil yang sangat indah dan memuaskan. Jangan lelah dan jangan terburu-buru menilai sebuah kegagalan.  Terus berusaha yakinkan Alloh bahwa mimpi ini sungguh-sungguh diperjuangkan sehingga layak untuk diwujudkan suatu hari nanti. 

Menulis buku solo tidak lah mudah, maka sambil menulis buku solo maka saya akan terus menulis apapun yang menginspirasi. Menuliskan setiap lembar kehidupan agar bermanfaat, bisa berupa artikel juga bentuk tulisan lain. Saat ini saya menulis antologi memoar bertema “ketika emak jatuh cinta(lagi)” yang dirilis bersama teman-teman alumni training juragan artikel. Antologi ini di buat dalam rangka milad Juragan Artikel yang InsyaAlloh dalam proses menuju penerbitan. Semoga berawal dari antologi ke antologi akhirnya menuju buku solo. Aamiin
#Alumni_sekolahperempuan

4 Komentar untuk "Dari Antologi ke Buku Solo di Tahun 2017 "

  1. Selanjutnya ikhtiar saya adalah membaca buku. Seorang penulis yang baik adalah pembaca yang baik. Karena tulisan akan hidup jika penulis memiliki wawasan yang luas dan tentu saja cara pandang yang luas. Penulis yang baik adalah penulis yang objektif dalam menilai sebuah ide tulisan. sehingga pembaca dari semua kalangan merasa nyaman. ----> paragraf yang sangaaat menarik dan pentinggg. Ayo Mbak, semangat...saya siap dijapri bila ingin ngobrol cantik soal nulis buku, insya Allah saya punya sedikit pengalaman di situ... :)

    BalasHapus
  2. Terimakasih Mbk inshaAlloh senang sekali bisa belajar banyak ini ya.

    BalasHapus
  3. Terimakasih Mbk inshaAlloh senang sekali bisa belajar banyak ini ya.

    BalasHapus
  4. Kak... bisa minta tolong dijelaskan menulis antologi ynag bagus tuh gimana?

    BalasHapus

mohon komentar dengan bijak

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel