Ketika Wanita Keluar Dari Rumah



Manusia adalah mahluk sosial yang membutuhkan interaksi dengan orang lain dalam berbagai hal. Interaksi dengan orang lain tidak selalu dilakukan di dalam rumah. Interaksi diluar rumah merupakan hal biasa.
Sesungguhnya dalam islam ada sebuah aturan bagi wanita ketika harus berada diluar rumah tanpa muhrimnya.  Rumah bagi seorang wanita solihah merupakan benteng dari segala macam bentuk fitnah.
“ sesungguhnya wanita itu adalah aurat, maka jika ia keluar rumah maka setan akan memuliakannya, dan  tempat yang paling dekat bagi wanita dari wajah Tuhannya adalah ketika ia didalam rumah” ( Sahih Ibnu Khuzaimah)
Namun bukan pula wanita harus di kurung didalam rumah, karena akan ada saatnya wanita dibutuhkan diluar rumah. Ada profesi yang lebih luwes dilakukan oleh seorang wanita. Akan ada kebutuhan yang dapat terpenuhi dengan keluar rumah.
Di era digital ini yang serba modern ini wanita dituntut untuk menjadi sosok yang produktif, kreatif, inovatif dan mandiri secara financial. Artinya wanita dituntut untuk melakukan aktivitas yang bermanfaat termasuk bekerja mencari nafkah. Bekerja mencari nafkah lebih baik daripada mengharapakan pemberian nafkah dari oranglain. Meskipun melakukan hal tersebut tersebut tidaklah selalu mengharuskan seorang wanita keluar dari rumahnya.
Wanita boleh saja melakukan aktivitas atau berkarier diluar rumah selama masih berada dalam koridor yang dibolehkan oleh aturan islam. Baiklah akan kita bahas beberapa aturan islam selama wanita muslimah berada diluar rumah.
1.      Ada izin dari suami atau wali.
Jika belum menikah maka keluar dari rumh tentu dengan seizin walinya yang satu nasab. Seperti ayah, saudara laki-laki sekandung atau paman kandung dri pihak ibu. Jika sudah menikah maka izin dari suami.
2.      Berpakaian menutup aurat secara sempurna.
Yaitu menutup seluruh bagian tubuh kecuali yang diperbolehkan wajah dan telapak tangan. Pakaian yang digunakan tidak tipis atau tranparan, tidak ketat, tidak berwarna mencolok, tidak bertabaruj dan tidak menggunakan parfum atau wewangian.
3.      Menghindari ikhtilat atau bercampur baur dengan laki-laki bukan muhrimnya.
4.      Tidak melembut-lembutkan suara kepada pria yang bukan muhrimnya karena sesungguhnya suara wanita termasuk aurat.
5.      Hendaknya saat keluar rumah seorang wanita selalu menundukan pandangannya atau menjaga pandangannya.
6.      Wanita dilarang berhias menyerupai laki-laki.
7.      Menjaga sikap dan merasa malu saat berinteraksi dengan lawan jenisdi dunia kerja.

Demikian beberapa adab yang mestinya dilakukan oleh seorang wanita saat berada diluar rumah, baik ketika bekerja, sekolah, atau dalam rangka memenuhi kewajiban yang harus ditunaikan diluar rumah.

Belum ada Komentar untuk "Ketika Wanita Keluar Dari Rumah "

Posting Komentar

mohon komentar dengan bijak

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel