Me Time ala Saya




Sering kali ibu-ibu bilang kurang piknik gitu ya sebagai candaan kalau lagi gagal focus. Kalau menurut saya emak yang gagal focus itu lebih karena kurang me time, lelah dengan se abreg aktivitas yang tiada henti. Dari urusan rumah, anak, suami, dapur, sampai CLBK (cucian kemarin belum kering) efek hujan tiada henti. 

Wanita yang kurang me time cenderung sensitif, mudah stress, banyak beban dan tertekan. Sangat mudah berkomentar negatif dan selalu memandang suatu masalah dari sudut pandang yang sempit. Lidah nya mudah sekali menyakiti sekelilingnya, hal ini karena psikologis yang labil, lelah dan tekanan batin.

Sering kali kalau membahas me time para emak kurang me time mengatakan mana sempat kerjaan tiada habis. Apalagi kalau wanita karier pulang kerja masih ngurus anak, suami, dan bla bla bla aneka ragam alasan lain. 

Padahal me time itu enggak musti keluar rumah, enggak mesti shoping menghabiskan uang. Malah untuk emak yang kreatif me time nya bisa menghasilkan uang. Me time itu kan waktu yang spesial di gunakan emak untuk menikmati hidup dengan cara nya tanpa beban di campuri beban atau tugas sehari-hari. 

Kalau saya me time tiap hari gak perlu lama-lama cukup 1 jam saja. Tidak musti keluar rumah karena saya seharian sudah di luar rumah karena bekerja. Me time saya sesuai dengan mood saya. Beberapa me time yang saya lakukan di rumah adalah merajut, menulis, maskeran, tidur, baca buku, buka sosmed dan banyak lagi.

Yang saya suka tuh kalau me time menghasilkan uang wah kece ya, emak mau juga? Yuk me time yang kreatif dan produktif. Ada beberapa me time yang dapat menghasilkan uang diantaranya:

Merajut 
Merajut adalah salah satu me time bagi saya. Karena saat merajut membutuhkan focus kepada rajutan sehinggasegala beban rasanya hilang terganti dengan asyiknya merajut. Merajut yang teratur menghasilkan produk bisa menjadi ladang rupiah juga. Me time dengan menghasilkan rajutan yang bisa di jual lagi, atau menerima pesanan rajutan. Sudah me time kagak galau lagi, hilang penat dapat duit pula senang kan ya.

Menulis
Menulis bisa menjadi pilihan e time yang menyenangkan, karena dengan enulis kita mengeluarkan segala beban, kekesalan, rasa lelah dalam tulisan. tak jarang dari menulis dengan rutin tentang pengalaman sehari-hari dalam mengelola rumah tangga bisa menghasilkan buku. Kalau bukunya terbit kan bisa juga jadi pundi rupiah.

Online di sosmed
Sekarang ini dunia online tak bisa lagi terpisahkan dari dunia para emak. Masak di foto, setrika di foto, semua pokoknya di upload deh di sosmed. Kalau emak yang disiplin waktu tidak akan selalu main gadged deh, apalagi online hanya untuk hal yang kurang manfaat. Jika emak mengatur waktu dengan baik emka bisa atur 1 jam khusus untuk me time dengan sosial media. Dan manfaatkan waktu yang satu jam dengan maksimal bermanfaat apalagi mengasilkan uang wih kece nih.
Siasati mak atur waktu online jika emak online siang hari maka emak bisa jualan produk di siang hari manfaat kan waktu untuk beriklan. Dengan waktu yang ada atur kapan emak mesti iklan dan jangan lupa sisipkan jam fast respon. Jadi emak tidak harun online 24 jam melayani konsumen tetapi melayani di jam-jam me time.

Wah asyik ya kalau bisa me time setiap hari, emak bisa? Bisa dong kalau kita punya manajeman waktu yang teratur dan disiplin. Mengatur semua kegiatan yang mesti emak kerjakan, atur sesuai skala prioritas. Dan jangan lupa perhatikan jga jam bersama anak dan suami.
Jangan menjadikan anak dan suami kambing hitam tidak ada waktu buat me time ya. Karena me time sangat bisa di atur waktunya secara fleksibel. Toh suami dan anak tidak 24 jam mesti di perhatikan, di manja-manja terus. Kasihan lah kalau suami dan anak jadi kambing hitam efek dari ketidak mampuan kita untuk mengatur waktu dengan baik. 

Goresan rasa ummu arrahma
21 februari 2017

Belum ada Komentar untuk "Me Time ala Saya"

Posting Komentar

mohon komentar dengan bijak

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel