Review Buku Ukiran Rasa







Hari sabtu saya dapat kirirman buku dari seorang sahabat penulis. Di kirimi buku oleh penulisnya langsung membuat saya tersanjung banget. Buku dengan judul “Ukiran Rasa” membuat saya ingin cepat membaca nya.

Buku ini berkisah banyak tentang kehidupan dan merupakan kisah nyata yang dapat di ambil hikmahnya. Dikemas secara apik dengan bahasa yang cukup ringan. Dengan jumlah halaman yang tidak terlalu banyak cukup 110 halaman. Tapi mengandung beribu hikmah di dalamnya.

Pada bab 1 baca buku ini saya sudah dibuat menangis karena kisah kehilangan yang begitu menyakitkan. Perasaan orangtua antara kehilangan, dan penyesalan akan kelalaian, Juga suport istri dalam menghadapi sebuah keterpurukan seorang suami.

Bab selanjutnya ada yang membuat emosi karena seorang istri yang sangat cerewet, penuntut bahkan rela meminta cerai hanya karena mesin cuci. Benar-benar menguras emosi membaca kisah ini.
Ada banyak kisah yang membuat haru, membuat tersenyum, tertawa bahkan menangis. Menggelitiki segala rasa memancing emosi bahkan menguras airmata. Sarat dengan nesehat kehidupan, penuh hikmah untuk menjadi pembelajaran bahkan menjadi instropeksi diri dari berbagai kisahnya. 

Isi buku ini sesuai dengan judulnya “Ukiran Rasa”karena isinya benar-benar mengaduk perasaan. Kisah cinta, perjuangan, pengorbanan, rasa sakit, dan keajaiban yang menghasilkan tujuh puluh ribu rasa. Bahkan ada beberapa puisi yang sangat romantis dan apik dalam buku ini.

Buku yang ditulis oleh seorang ibu, berdasarkan kisah dari orang disekitanya. Agar dapat menjadi sebuah pembelajaran kehidupan untuk masyarakat luas. Membaca buku ini terasa nyata berada dalam kisah nyata. 

Anda ingin menikmati kisah dalam buku Ukiran Rasa karya Nurdiana Dixit, bisa membelinya. Harga buku sangat terjangkau 45ribu  rupiah dan untuk versi Ebook nya cukup 15 ribu rupiah. Pemesanan  bisa hubungi kontak person dibawah.

Pemesanan buku:
Ummu Arrahma
Fast respon : wa 082375117717
Fb: UmmuArrahma

Belum ada Komentar untuk "Review Buku Ukiran Rasa"

Posting Komentar

mohon komentar dengan bijak

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel