Perawat Lampung longmarc Memperingati Hari Perawat Internasional

Tanggal 12 Mei adalah hari keperawatan Internasional , sebagai perayaan untuk menghargai peran perawat dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Dewan Perawat Internasional merayakan hari perawat internasional sejak tahn 1965. Dipilihnya tanggal 12 Mei karena tanggal tersebut adalah tanggal kelahiran florence Nightingale yang merupakan pelopor keperawatan modern. Florence Nightingale menghidupkan konsep kebersihan rumah sakit dan kiat-kiat keterampilan juru rawat. Berawal dari melihat penderitaan tentara korban perang di Semenanjung Krim Rusia, melihat tentara yang terluka dibiarkan di rumah sakit yang kotor sehingga menyentuh hati Florence Nightingale. Dengan menerapkan konsep kebersihan, dan ketelitian dalam memberikan pelayanan keperawatan kepada pasien. Florence Nightingale di sebut juga “Sang Wanita dengan Lampu”. Penetapan adanya hari perawat Inetrnasional menunjukan bahwa perawat memiliki kontribusi yang cukup penting dalam memberika pelayanan kesehatan. Benarkah peran perawat sudah diakui oleh negara kita? Sedangkan dunia saja sudah begitu membanggakan kontribusi perawat. Tanggal 12 Mei teman-teman perawat di Lampung memperingati hari perawat Internasional dengan longmarc dan berorasi menuntut kesejahteraan perawat. Bukan hal yang berlebihan ketika teman-teman perawat menuntut hak mereka disama kan dengan profesi lainnya. Menuntut di hapuskan TKS dimana profesi lain dengan status TKS, PTT, atau honor sudah diangkat menjadi PNS sedangkan perawat masih tidak ada kejelasan akan dibawa kemana. Menuntut gaji sesuai UMR bagi para perawat swasta, karena nyatanya perawat swasta di daerah banyak yang gajinya di bawah UMR.
Bukan hal yang berlebihan jika perawat menuntut disamakan hak nya seperti profesi lain. Banyak diantara mereka honor di instansi kesehatan milik pemerintah dengan masa kerja diatas sepuluh tahun tanpa status yang jelas. Sedangkan beberapa waktu yang lalu bidan honorer sudah diangkat sebagai PNS. Guru honor pun demikian sudah banyak yang diangkat penjadi PNS. Sedangkan perawat tak tersentuh bahkan seolah-olah tak diperhatikan bagaimana nasibnya. Perawat yang bekerja di instansi pelayanan kesehatan swasta lebih menyedihkan lagi karena gaji yang masih berada di bawah UMR. Banyak rumah sakit swasta yang menggaji tenaga perawat dibawah ketentuan yang berlaku. Ketika profesi lain diberi tunjangan dari pemerintah maka perawat sama sekali tak dilirik. Ketika Guru honorer di instansi pendidikan swasta mendapatkan tunjangan sertifikasi sedang perawat swasta hidup mati dengan gaji di bawah UMR. Perawat memang bukan pahlawan, namun perawatlah yang 24 jam mendampingi pasien. Melebarkan telinga untuk mendengarkan setiap keluhan pasien, melebarkan mata ketika semua mata terpejam mereka dengan sepenuh hati mendampingi pasien. Perawat yang setiap hari bersinggungan dengan pasien berpenyakit menular yang mematikan, bahkan perawatlah orang yang pertama berisiko untuk tertular penyakit. Perawat yang setiap waktu mengedukasi hal-hal yang berkaitan dengan kesehatan, perawat yang menjadi roll model dalam menerapkan pola hidup sehat.
Begitu besar peran dan kontribusi perawat dalam memberikan pelayanan, sayangnya nasib mereka tak berbanding dengan itu semua. Perawat bagaiakan anak tiri diantara sekian banyak profesi. Perawat kerjanya bukan hal sepele, yang mereka pertaruhkan jusru nyawa mereka ketika tertular penyakit yang mematikan seperti HIV, AIDS, Hepatitis B, Hepatitis C, dan lain sebagainya. Besar harapan perawat agar setiap teriakan tuntutan mereka pada tanggal 12 Mei 2017 dapat didengar oleh petinggi negeri ini. Semoga bukan hanya di dengar tapi di tindak lanjuti. Perawat tak berharap penghargaan apapun hanya meminta hak mereka untuk sejahtera sesuai dengan hak nya. Meminta diperhatikan sama dengan profesi lainnya di negeri ini, kalau dunia saja mengakui peran perawat lalu mengapa negeri ini tak mampu menghargai perawat ? Rekan-rekan perawat jangan berkecil hati, tetaplah profesional melaksankan tugas sebagai perawat sesuai sumpah kita dulu. Yakinlah profesi keperawatan adalah profesi yang mulia, ketika negeri ini tak lagi menghargai lelah kita, percayalah Alloh akan membayar dengan berlipat ganda pahala. Profesi perawat adalah profesi yang dekat dengan kebaikan yang menghantarka ke pintu surga. Tetap semangat, tetap tersenyum, hidup perawat maju terus.
#saveperawat #banggajadiperawat #dengarkanperawat

Belum ada Komentar untuk "Perawat Lampung longmarc Memperingati Hari Perawat Internasional "

Posting Komentar

mohon komentar dengan bijak

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel