Kenangan Me time Bersamamu



 

Setiap rumah tangga memiliki kisah yang tentu menarik dengan banyak sisi yang berbeda. Ibaratkan kita melihat sebuah sinetron dengan berbagai konflik yang menarik, semakin banyak konflik maka semakin seru. Demikian juga dengan sebuah rumah tangga semakin banyak ujian semakin menarik untuk diambil ibrohnya serta semakin tangguh sebuah ikatan cinta didalamnya.

Berumah tangga bagi saya belum lama, ya masih  menata layar untuk terus melaju mengarungi samudra. 8 tahun 10 bulan usia pernikahan namun ujian demi ujian sudah dilalui sepanjang usianya. Dan justru ujian demi ujian tersebut yang membuat langkah semakin kuat jalinan cinta semakin rekat.
Kami adalah sepasang manusia yang dipertemukan untuk saling melengkapi dan menguatkan. Demikian juga dalam hal ekonomi saya dan suami sama-sama bekerja. Urusan rumah dan anak kami juga berbagi tugas. Suamiku bisa melakukan apa saja pekerjaan rumah kecuali memasak ya. Sehingga kami berbagi tugas rumah tangga itu hal biasa.


Hingga takdir berbicara suamiku mendapat ujian di PHK dari tempat bekerja. Mau bagaimana kalau sudah jalannya demikian. Suami mana yang tak sedih sebagai kepala keluarga yang seharusnya menafkahi keluarga kini harus menjadikan istrinya tulang punggung. 

Istri mana yang tidak galau kalau sudah begini, penghasilan yang biasanya dari dua arah kini hanya dari satu arah dengan pengeluaran yang besar. Tapi saya tahu kalau suami lebih tertekan, lebih sedih dan banyak beban yang dipikirkan. Akhirnya saya lebih memilih mencari solusi dari pada menyesali takdir.

Pada akhirnya saya berbagi tugas untuk urusan rumah semua dihandel suami, kecuali memasak. Saya bekerja seperti biasa dan sepulang bekerja membuat kue dan jualan online batik pekalongan. Kadangkala hingga larut malam saya lebur membuat pesanan kue-kue.  

Lelah menjadi sebuah akhir dimalam-malam panjang, kadang kala asthma kambuh karena terlalu lelah. Badan rasanya remuk tak karuan. Namun memiliki suami yang sayang istri itu luar biasa menjadi obat lelah. Setiap malam tidak pernah lupa memijat kaki dengan dibaluri cream pereda nyeri. Kalau sudah begini rasanya semua lelah menguap entah kemana. Me time sebelum tidur itu menikmati pijatan suami penghilang lelah.

Ketika saya bekerja tak jarang suami mengirimkan sms penyemangat penuh doa untukku. “ Ya Alloh lindungi istriku yang bekerja untuk menfkahi keluarganya, selalu beri kesehatan dan ridhoi setiap usahanya.aamiin terimaksih ya ummi” begitu salah satu sms yang selalu teringat hingga hari ini.
Bisa dibayangkan bagaimana rasanya ketika kita bekerja, lelah dan penat. Lalu mendapat sms dari suami rasanya seperti disiram air es dingin sejuk sampai dihati. Hilang segala lelah senyum sepanjang waktu. Rasanya setiap usaha yang saya lalukan menjadi begitu berharga.

Setiap saya pulang kerja sampai di rumah anak-anak yang rindu bergelanyut manja. Kondisi saya yang lelah tentu sangat tidak baik diganggu anak-anak, apalagi jika sudah ada list orderan kue yang harus dibuat malam hari. Dengan sabar suami akan mengasuh anak-anak dan mempersilahkan saya untuk istirahat di kamar. Biasanya jika anak-anak rewel maka akan di ajak main diluar rumah agar saya bisa istirahat tanpa gangguan keributan anak-anak. 

Sebuah rizki luar biasa adalah memiliki suami yang mau berbagi beban, bisa memahami istri. Suamiku mungkin bukan pria kaya  yang memanjakan ku dengan gelimang harta. Namun aku bangga memilikinya karena memanjakanku dengan cinta dan pengertian yang luar biasa. 

Kejutan-kejutan manis yang membuatku begitu nyaman diantara beban kehidupan. Bukan harta yang membuatku tersenyum sepanjang hari, tapi bagaimana dia memahami ragaku. Hadiah me time yang indah selalu menjadi kenangan tersendiri. Sederhana tapi membuatku tersenyum, cara mu membahagiakanku membuat ku selalu terjatuh dalam pesona asmara. 

Takdir Alloh telah bicara semua yang ku tulis adalah secuil memoar cinta aku bersamamu. Mungkin kelak akan kita nikmati indahnya me time di taman surga, menyusuri taman bergandengan tangan melepas rindu yang memenuhi ruang hati. Akan aku ceritakan bagaimana aku membesarkan anak-anak dengan cinta. Aku tak pernah menyesali jalanan takdir biar semua mengalir seperti tulisan-tulisan memoar indah menjadi sejarah cinta.

Ketika seorang suami memberikan waktu bagi istri untuk memanjakan diri  mereka, akan terasa berbeda dengan ketika istri meluangkan waktu me time saat anak dan suami istirahat. Bukan lagi nilai me time nya tapi kandungan cinta yang sampai dihati dan terukir sepanjang waktu. Ukiran cinta yang terasa manis, membuat istri merasa dihargai dan dicintai itu mudah. Berikan mereka waktu untuk memanjakan diri, menikmati hobby, dan merasa dicintai sepenuh hati. 

Buat para suami jangan pernah ragu untuk berbagi cinta dengan memahami raga istrimu. Berikan kado cinta dengan memberikan waktu bagi mereka istirahat melepas penat dan lelah. Sejenak saja tak perlu berlibur ke eropa yang terpenting berikan dengan cinta.

baca juga ya
https://ummuarrahma1.blogspot.co.id/2017/03/me-time-cara-bahagia-yang-sederhana.html

https://ummuarrahma1.blogspot.co.id/2017/03/me-time-impian-saya.html

#memoarcintaku

Belum ada Komentar untuk "Kenangan Me time Bersamamu"

Posting Komentar

mohon komentar dengan bijak

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel