Maryam Binti Imran Teladan Wanita Salihah





Saat ini boleh dikatakan para wanita mengalami krisis idola sosok wanita yang patut untuk di jadikan teladan. Cenderung mengidolakan sosok artis yang mengandalkan kecantikan dari pada kecantikan akhlak dan prilakunya. Semakin gemar mengikuti trend mode sesuai sosok idola, dari pada mengenal sosok-sosok sohabiyah yang layak untuk dijadikan panutan. Bahkan sangat disayangkan mereka cenderung tidak mengenal para sohabiyah tersebut. 

Ingin mengulas sosok yang menginspirasi bagi saya, sosok wanita yang menjaga kesucian diri, bahkan disebut sebagai wanita terbaik sepanjang masa. Dia adalah Maryam binti Imran. 

Maryam binti Imran adalah putri dari Imran lelaki sholeh dari Bani Israil.  Imran meninggal saat Maryam masih dalam kandungan. Hingga maryam terlahir sebagai anak Yatim. Ibu maryam adalah Hannah sosok wanita solihah yang pada saat mengandung bernazar anak yang ada dalam kandungannya akan diserahkan kepada Alloh. Sesuai dengan Nazar Hannah maka bayi Maryam diserahkan kepada Alloh, hingga orang-orang Bani Israil berebut untuk mengasuh Maryam. 


Menghindari perselisihan, maka Hannah mengundi siapa yang mengasuh Maryam. Ternyata hasil dari undian tersebut Nabi Zakariya yang mendapatkan hak asuh Maryam.  Zakariya sendiri adalah paman dari Maryam yang hingga usia beranjak senja belum dikarunia anak. 

Zakariya membesarkan Maryam dibilik Masjidil Aqsa, dimana waktunya dihabiskan untuk beribadah dan berdzikir kepada Alloh. Hingga maryam tumbuh menjadi sosok solihah yang taat beribadah, baik hati dan sangat dermawan. Sering kali Maryam pergi membagikan makanan untuk orang-orang yang kelaparan sedang dirinya berpuasa. 

Maryam sangat menjaga diri, tidak mudah berdekatan dengan laki-laki yang bukan mahram. Tidak mencari perhatian laki-laki ataupun tergoda dengan perhatian laki-laki. Bahkan pernah malaikat Jibril datang kepada Maryam dalam bentuk sosok lelaki yang sempurna. Maryam tetap menjaga diri dan berdoa untuk dijauhkan dari godaan.

“ Maka, ia mengadakan takbir (yang melindunginya) dari mereka; lalu kami mengutus ruh Kami (Jibril) kepadanya, maka ia menjelma dihadapannya (dalam bentuk) manusia yang sempurna. Maryam berkata: “Sesungguhnya aku berlindung darimu kepada Tuhan Yang Maha Pemurah, jika kamu orang yang bertaqwa.” (QS.Maryam;17-18)

Melihat lelaki yang tempan sempurna tidak membuat Maryam menggoda atau menarik perhatian laki-laki tersebut. Tetapi malah berdoa meminta perlindungan kepada Alloh. Hingga Jibril berkata:

Ia Jibril berkata: “Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang utusan Tuhanmu. Untuk memberimu seorang anak laki-laki yang suci.” (QS Maryam: 19)

Setiap Muslimah hendaknya menjadikan Maryam sebagai panutan. Belajar bagaimana sosok Maryam menjaga diri, menjaga kehormatannya sebagai sosok wanita. jika kita lihat kenyataan saat ini, wanita begitu mudah tertipu dengan rayuan manis lelaki. Bahkan tak segan untuk mencari perhatian dari sosok lelaki tampan. 


Zaman sekarang interaksi antara wanita dan laki-laki hampir tak ada batas. Baik komunikasi secara langsung ataupun melalui media sosial. Maryam yang sudah dijamin masuk surga, di sebut Alloh sebagai wanita baik-baik, masih enggan berdekatan dengan laki-laki. Lalu bagaimana dengan kita yang bukan termasuk wanita yang disucikan Alloh? Seharusnya kita semakin menjaga diri dari hal-hal yang mudah saja menggelincirkan iman. Menjaga interaksi dengan lelaki sesuai dengan anturan islam. 

Semoga Alloh memberikan kita pertolongan dan penjagaan terhindar dari fitnah. Aamiin

4 Komentar untuk "Maryam Binti Imran Teladan Wanita Salihah"

  1. Sangat inspiratif dan kontekstual sekali dengan Hari Ibu hari ini, Mbak. Kisah yang penuh keteladanan dan pelajaran di dalamnya. Semoga banyak yang mencontoh perempuan-perempuan super seperti Maryam..

    BalasHapus
  2. Bagus mba.. Dilanjutin donk kisah maryam nya

    BalasHapus
  3. oalah tante vera to, asyik kita ngeblog bareng. nanti kalau di karang ada kelas blogging ikutan ya. biar blognya bisa menghasilkan uang hehheheh. nanti inshaAlloh dilanjut ini baru pulang dari karang tadi ada temu blogger.

    BalasHapus

mohon komentar dengan bijak

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel