Me Time Produktif Ibu Pekerja






Zaman sekarang ini wanita bekerja adalah hal yang biasa. Bahkan banyak wanita yang menduduki posisi-posisi strategis yang menuntut wanita total dalam berkarier.  Tingkat pendidikan kaum wanita yang setara dengan kaum pria sehingga tingkat kecerdasannya pun sederajat.  Jadi sayang jika ilmu yang dimiliki tidak diaplikasikan. 

Namun, bagi wanita yang sudah menikah tentu bukan sebuah hal yang mudah berkarier dan berumah tangga. dalam rumah tangga kewajiban mencari nafkah berada di tangan suami, meskipun bukan berarti melarang wanita berkarier. Keputusan seorang istri bekerja tentu dengan banyak pertimbangan dan bukan lagi diniatkan mencari nafkah, bisa dikatakan membantu sang suami. 

Seorang ibu memilih bekerja setelah menikah dan memiliki anak-anak adalah keputusan bersama dengan suami. dimana seorang suami harus menyadari keputusan mengizinkan istri bekerja sedikit banyak akan berpengaruh dengan rumah tangga. Pembagian peran dan tugas antara suami dan istri dalam mendidik anak-anak pun menjadi perbincangan bersama. 

Bagi working mom atau ibu pekerja memilih bekerja di luar rumah bukan hal mudah.  Bagaimana seorang ibu harus berkonsentrasi pada pekerjaan tetapi pikiran kadang kala berkelana mengingat anak-anak dirumah. Belum lagi tekanan-tekanan pekerjaan, konflik di tempat kerja, teman-teman yang kadang tidak satu pemikiran, problematika wanita karier  kadang sangat mengganggu pikiran ibu pekerja. 

Berbagai tekanan di tempat kerja kadang sangat berpengaruh dengan psikologis ibu. Ketika sampai dirumah seorang Ibu melupakan apapun yang terjadi di tempat kerja. Ibu focus dengan keluarga, seabreg pekerjaan rumah tangga, melayani suami, mengurus anak-anak dan  menciptakan suasana yang nyaman dalam rumah tangga. 

Karier lancar keluarga bahagia
Sebagai ibu pekerja dituntut berbuat adil antara karier dan keluarga. Harus bisa menyeimbangkan waktu antara karier dan keluarga.  Tidak membawa pekerjaan kantor kerumah agar di rumah seorang ibu total menjadi  ibu rumah tangga. Ketika pulang kerumah  ibu harus dalam keadaan bahagia agar anak-anak merasa nyaman dan bahagia bersama ibunya. 
Hal ini sangat sulit ya bunda, namun harus dibiasakan karena ini adalah konsekwensi menjadi ibu pekerja. Jangan menjadikan rumah sebagai pelampiasan rasa lelah, rasa kesal di kantor.

sebelum bekerja saya ngojek anak sekolah
Menajeman waktu
Pekerjaan ibu rumah tangga itu tak ada habisnya, belum lagi ditambah pekerjaan kantor. Luar biasa sekali ibu pekerja harus menghandel keduannya dalam 24 jam. Pekerjaan kantor tentu harus dimanajeman di jam kantor saat berada di kantor.
Pekerjaan rumah yang tiada habisnya harus bisa dimenajeman dengan baik. Pagi hari sebelum bekerja seorang ibu pekerja harus membereskan pekerjaan sebelum ke kantor, menyiapkan kebutuhan anak-anak ketika ibu berada dikantor hingga pulang dari kantor.
Malam sebelum istirahat Rencanakan segala kegiatan yang harus dikerjakan di pagi hari sebelum ke kantor,  sarapan apa yang akan disiapkan bekal apa yang akan dibawa anak ke sekolah.  manajeman waktu dengan baik pilih menu yang simpel tapi sehat, aman dan nyaman buat semua anggota keluarga.
meski bekerja kebutuhan anak tetap utama buat cake ultah anak saya buat sendiri

Me time  mana sempat ? ?

Seorang Ibu pekerja dengan  pekerjaan yang tiada habis masih sempat kah me time?
Seorang ibu dengan pekerjaan yang luar biasa menguras energi dan emosi pasti akan merasa jenuh, lelah, penat.  Jujur kadang saya iri dengan ibu rumah tangga yang bisa bercanda dengan buah hati disore hari. Ah, saya magrib baru masuk rumah...

Manusiawi ya bunda,
Tidak dipungkiri bagi wanita pekerja membagi waktu dengan keluarga itu sudah sulit apalagi mau membagi untuk diri sendiri.
Me time bagi saya itu wajib, karena kalau enggak punya waktu buat me time akhirnya saya jadi ibu yang mudah marah, mulutnya lebar bunda bukan badannya yang lebar lho hehhehhe
Me time sangat berpengaruh dengan psikologis ibu pekerja. Pilihan me time enggak perlu yang memakan banyak waktu.  Kalau saya di tempat kerja  makan siang sambil bercanda bersama teman kerja menjadi me time lho. 

Pas jam makan siang pesan makan delivery sesuai kesukaan lalu makan bersama sembari bercanda dan tertawa bisa jadi me time yang menyenangkan. Lupakan beban kerja lupakan tekanan deadline nikmati. 

Me Time with teman kerja makan siang bersama
Jika bunda suka membaca buku bisa juga meluangkan waktu untuk membaca buku di jam istirahat setelah makan siang. Pilihan me time bisa sesuai pasion bunda tentunya. 

”Me time asyik itu dengan produktif dan manfaat. Tidak selalu dengan keluar uang. Lebih keren kalau me time menghasilkan uang.” 

Me time produktif dan manfaat itu yang bagaimana kira-kira?
Kalau saya memilih me time yang bermanfaat  dengan tidur 30 menit saat pulang kerja. Karena tidur banyak membawa manfaat diantaranya:
1.       Meningkatkan produktifitas
2.       Meningkatkan daya kerja
3.       Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
4.       Menurunkan stres

“Tidur 30 menit dapat memulihkan kembali hormon yang menurun akibat tidur yang kurang” berdasarkan penelitian dari Uneversite Paris Descartes Sorbonne Paris Cite dr. Brice Faraut.

Me time produktif saya yang lain adalah menulis di malam hari. Saya merasa menulis adalah sebuah me time yang menyenangkan karena dengan menulis saya dapat menceritakan banyak hal yang bermanfaat dan menginspirasi. Menulis juga menghasilkan karya buku-buku yang kelak akan menjadi warisan bagi anak-anak saya. Tulisan saya di  buku 33 kisah me time juga salah satu tulisan di waktu me time saya. 

Kapan saya menulis? Saya menulis di waktu istirahat saya baik di tempat kerja ataupun saat malam hari ketika anak-anak sudah tidur. Sehingga me time tidak mengganggu jam kerja atau jam kebersamaan saya bersama keluarga.

Me Time Produktif
 
me time produktif bersama Tapis Blogger
Berbicara tentang produktif  pasti berkaitan dengan bisnis. Padahal tidak selalu demikian, karena produktifitas seorang ibu bermakna luas. 
Me time produktif bisa bermakna menhasilkan karya yang bermanfaat untuk anggota keluarga.
Memilih me time dengan berinovasi dengan resep-resep makanan yang baru, menghasilkan makanan yang berbeda untuk keluarga.
Banyak pilihan me time produktif bagi ibu pekerja misalkan menulis di blog, membuat kue untuk anggota keluarga, merajut,  atau kegiatan lain sesuai pasion bunda.

Me time dengan komunitas juga asik lho bunda. 

Saya memilih beberapa komunitas menjadi salah satu me time. Setiap jumat saya me time bersama ibu-ibu relawan sedekah nasi.  Me time yang dilakukan rutin di hari jumat pagi jam 07.00 sampai jam 08.00 on the road membagikan nasi bungkus kepada duafa di jalanan. Ini sangat menyenangkan sekali, selain bertemu dengan teman-teman juga menikmati senyum bahagia para duafa. Belum lagi mendengar doa-doa yang melangit indah sekali bunda.

me time saya with tim relawan sedekah nasi Metro

Hal-hal yang diperhatikan dengan me time:

Bunda, me time hendaknya jangan sampai mengganggu jam kerja jangan mengganggu kebersamaan bunda dengan anggota keluarga.
Pilih me time yang membuat bunda merasa bahagia dengan waktu yang ada.
 Me time juga harus terjadwal, bukan yang di lakukan sesuka dan seluang waktu bunda. hal ini bertujuan me time dilakukan secara rutin sehingga dampak dari me time terasa bagi bunda.
Ketika pilihan bunda me time keluar rumah jangan lupa izin dengan suami. karena me time akan menyenangkan jika dengan ridho suami. 

Nah, bunda pekerja sudah punya pilihan me time yang sesuai dengan pasion? atau masih bingung mau me time produktif apa ni? Yuk intip me time inspiratif para bunda yang di tuang dalam tulisan 33 kisah me time perjalanan bunda bahagia. 

Pesan buku me time hubungi:
wa 082375117717
email: ummuarrahma@gmail.com

10 Komentar untuk "Me Time Produktif Ibu Pekerja"

  1. Kalau saya sering ngabisin me-time dengan menulis. Entah kenapa rasanya bahagia aja. Kalau disuruh milih ngemall atau nulis ya saya lebih pilih nulis. Mungkin ini yang dinamakan passion ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya MBK Dwi Arum memang passion orang dalam me time berbeda. Ada yang me time cukup dengan minum teh sambil baca novel romansa udah bikin bahagia luar biasa. Hehehehe saya juga milih nulis dari pada ngemall. Soalnya nulis bisa menghasilkan duit kalau ngemall nagbisin duit wkwkwkwk

      Hapus
    2. Iya MBK Dwi Arum memang passion orang dalam me time berbeda. Ada yang me time cukup dengan minum teh sambil baca novel romansa udah bikin bahagia luar biasa. Hehehehe saya juga milih nulis dari pada ngemall. Soalnya nulis bisa menghasilkan duit kalau ngemall nagbisin duit wkwkwkwk

      Hapus
  2. Me time dan ibu adalah sahabat :) Hampir sama, Mbak. Salah satu me time saya adalah dengan menulis. Saya juga pernah berada dalam posisi ibu pekerja dan memang, makan siang bareng teman itu menyenangkan rasanya. Sukses tuk Buku me Time-nya ya.

    BalasHapus
  3. Me time itu sebenernya adalah menikmati bukan menyendiri yaa mak

    BalasHapus
    Balasan
    1. menikmati hobbi ataupun sesuatu yang membuat kita tetap waras sebagai manusia, ibu dan istri mbak. hehehhe

      Hapus
  4. Me time yang menghasilkan, benar-benar menjadi impian banyak orang. Termasuk saya. Semoga membaca dan menulis bisa menjadi jalan rejeki juga untuk saya sekeluarga.

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamiin, semoga menjadi sarana untuk menghasilkan karya dan juga uang yang barokah aamiin.

      Hapus
  5. Me time menjaga ibu agar tetap waras ya mbak ��

    BalasHapus

mohon komentar dengan bijak

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel