Family Time Seru di Taman Edukasi Metro








Bagi saya sebagai singgel mom yang berkarier di luar rumah dan memiliki aktivitas yang cukup padat sering merasa waktu bersama anak-anak cukup sedikit. Belum lagi anak-anak full day school sehingga sampai rumah mereka sudah lelah. Kebersamaan semakin terasa berkurang, waktu bercanda hampir tak ada apalagi mau bermain bersama. 

Hari libur kadang kala masih ada saja acara dadakan, misalkan undangan resepsi, arisan, meet up dengan teman-teman blogger. Meskipun bepergiam diluar jam kerja bisa saja membawa anak-anak tetapi quality time tetap terasa kurang. 

Kondisi yang demikian membuat saya benar-benar harus memanfaatkan waktu yang ada dengan maksimal saat bersama anak. Hari libur tanpa ada acara-acar penting lain saya lebih memilih menghabiskan waktu bersama anak.  quality time bagi saya dan anak-anak itu situasional tidak selalu dengan keluar rumah. Namun, adakalanya kami dalam satu bulan mengagendakan keluar rumah misalkan berenang, makan diluar, jalan ke toko buku atau silaturahmi ke saudara. 

Kegiatan Family time tak selalu terencana, kadang saya malah membuat kejutan bagi mereka. Pagi-pagi sudah mempersiapkan kebutuhan untuk bepergian bersama mereka. Lalu saya ajak jalan, mereka biasanya bertanya-tanya mau kemana nih. Saya melakukan aksi tutup mulut sampai tiba di tempat tujuan. Biasanya mereka akan sangat bahagia. 

Family Time Kami Hari Ini

Hari ini, ahad 12 Agustus 2018 family time bersama anak pergi ke Taman Edukasi Metro. Biar rame family time kali ini saya mengajak beberapa teman main anak-anak biar seru dan rame. Pertama kalinya kami berkunjung ke taman edukasi metro  karena taman edukasi metro juga baru buka bulan Juli 2018.

Kami berangkat pukul 08.00 WIB dengan menggunakan Grab car, memilih menggunakan kendaraan umum karena jarak tidak terlalu jauh dan kami rombongan. Pendamping anak-anak saya dan seorang ibu yang juga mendampingi anaknya. Perjalan tidak memakan banyak waktu kira-kira lima belas menit saja dari rumah.
Sampai di taman edukasi metro baru buka, dan kami adalah pengunjung pertama disana. Kami disambut cukup ramah oleh para pegawainya. Sebelum masuk kami membeli tiket  harga tiket juga cukup terjangkau. Orang dewasa dengan harga  Rp 20.000,-  dan anak-anak seharga  Rp. 10.000,- cukup terjangkau kan ?

Setelah membayar tiket kami di persilahkan masuk ke dalam taman, oh iya sebelumnya kami ditawari membawa payung agar tidak kepanasan saat keliling. Selain payung juga ada capil atau topi pak tani yang terbuat dari anyaman bambu.  Pilihan kami adalah capil karena lebih praktis, unik dan berasa jadi petani. Anak-anak pun sangat antusias menggunakan capil, yang tentu baru pertama kalinya mereka gunakan. 

Ada Apa  di Taman Edukasi Metro
 
Baru masuk disambut bunga cantik
Memasuki Area taman, mata kami langsung disambut oleh aneka tanaman hijau yang tentu sangat indah. Tanaman di tata dengan rapi sesuai dengan jenisnya. Belum keliling anak-anak sudah berteriak bahagia mereka melihat sekumpulan kelinci berlarian di dalam kandang. Lucu sekali kelinci-kelincinya berlarian menyambut kami. Menurut petugas yang menemani kami berkeliling, para kelinci mengharapkan kami membawa wortel.  Sayangnya kami tidak membawa wortel, tapi tak perlu khawatir karena di loket pembelian tiket dijual wortel bagi pengunjung yang ingin memberi makan kelinci. Akhirnya saya beli kan wortel, cukup murah satu palstik seharga  Rp 5000,- sudah bisa berbagi wortel dengan kelinci-kelinci yang lucu. Kelinci-kelinci boleh di gendong dan berfoto dengan anak-anak.  Tentu ini adalah pengalaman yang luar biasa bagi anak-anak. mengajarkan mereka untuk dekat dengan binatang, dan sayang dengan binatang.

 
anak-anak seru bermain dengan kelinci
Selain kelinci juga ada beberapa jenis binatang peliharaan lain seperti ayam petelur. Ayam petelur juga bertelur dan kami boleh mengumpulkan telurnya. Bahkan telur-telur itu dijual bagi pengunjung yang ingin membawa pulang. Harga telur juga tidak mahal sesuai harga pasaran lho.  Koleksi binatang lainnya adalah ayam mutiara, ayam ketawa, beberapa jenis burung, kambing,  kura-kura, ikan, dan rencananya akan ada tambahan koleksi binatang. Menurut petugas koleksi binatang tidak lengkap karena disesuaikan dengan keahlian petugas dalam perawatan. Jika tidak ada petugas yang sanggup merawat jenis binatang tertentu maka pihak pengelola akan menolak. 


Setelah puas berkeliling di kandang binatang yang unik dan lucu maka kami beralih melihat koleksi tanaman yang unik-unik.  Di Taman Edukasi Metro, memiliki banyak jenis tanaman yang jarang ditemui di sekitar kita. Berkeliling dengan anak-anak mengenalkan jenis-jenis tanaman tenyata sangat menyenangkan sekali. Anak-anak tampak antusia bertanya tentang nama –nama tanaman yang ada. 
tanaman kacang panjang siap dipanen




Tanaman pun beraneka jenis dari buah, sayuran, dan bunga-bungaan. Setiap jenis tanaman di tanam secara berkelompok sesuai dengan jenisnya tak lupa ada nama di setiap kelompok tanaman. Sehingga para pengunjung langsung tahu nama tanaman tersebut. Rasanya sangat menyenangkan melihat hamparan tanaman.  Tanaman kacang panjang siap panen juga ada, bahkan bagi pengunjung yang ingin memetiknya boleh, tapi berbayar lho. Setiap pengunjung yang memetik buah, sayuran atau bunga harus membayar dikasir.


Menurut mbak Meli petugas yang menemani kami berkeliling Taman Edukasi Metro sudah mulai di bangun sejak tahun 2017, awalnya hanya dibangun untuk pribadi pemilik Taman Edukasi Metro. Namun, ternyata banyak orang memberi masukan agar dikelola lebih baik dan di manfaatkan untuk mengembangkan edukasi bagi anak-anak sekolah. seiring berjalannya waktu ternyata bukan hanya anak sekolah yang ingin menikmati Taman Edukasi Metro. Banyak keluarga-keluarga yang tertarik untuk Family Time di Taman Edukasi Metro.  Akhirnya diresmikan untuk umum pada tanggal 12 Juli 2018 yang diresmikan oleh Bapak Wali Kota Metro Achmad Pairin. 

ada tanaman bunga yang syantik


Wahana yang paling disukai oleh anak-anak adalah wahana tangkap ikan. Ada sebuah kolam kecil yang tidak dalam karena wahana ini disiapkan untuk anak-anak. Kolam tersebut berisi ikan-ikan kecil, dipinggir kolam disiapkan jaring kecil untuk menangkap ikan dan ember kecil untuk wadah ikan yag berhasil ditangkap anak-anak. seru sekali anak-anak berlarian di dalam kolam mengejar ikan kecil-kecil. jika berhasil menangkap mereka akan bersorak gembira, jika belum berhasil tak putus asa terus berlari mengejar ikan. Disamping kolam disediakan kran air bersih untuk bilasan. Sayangnya letak kamar mandi jauh dari wahana tangkap ikan sehingga kesulitan saat akan berganti baju. Mungkin suatu hari nanti bisa dibangun kamar mandi bersih untuk berganti baju. 

Bagi orang dewasa yang ingin mennagkap ikan juga tersedia kolam ikan untuk pemancingan. jika mendapatkan ikan dapat dibawa pulang dengan ditimbang dan di bayar sesuai timbangan ikan. seru nih buat bapak-bapak yang hobby mancing mania bisa mancing di kolam ikan. serunya mancing ditemani keluarga. 
 
keseruan mereka menangkap ikan kecil-kecil
Setelah berkeliling melihat binatang, melihat koleksi tanaman dan juga bermain tangkap ikan tak terasa waktu semakin siang. Anak-anak mulai lelah kami pun beristirahan di pondokan yang sengaja disediakan untuk beristirahat para pengunjung. Pondokan yang di sediakan sangat nyaman, teduh dan bersih. Semilir angin membuat kami merasa nyaman beristirahat dan bercanda dengan anak-anak.  sambil ngobrol kami membuka bekal makanan yang kami dan berpesan kepada anak-anak agar tidak membuang sampah sembarangan.  Taman Edukasi Metro sangat bersih, sayang dong kalau jadi kotor karena ulah para pengunjung yang kurang sadar membuang sampah pada tempatnya. 


kami beristirahat di pondokan yang sangat unik
Sayangnya kami tidak menemukan banyak tempat sampah yang disediakan oleh pihak pengelola Taman Edukasi Metro.  Semoga kelak akan disiapkan tempat sampah yang cukup banyak sehingga tetap terjaga kebersihan taman karena adaanya sarana pembuangan sampah yang cukup. Tempat sampah sangat penting karena di Taman Edukasi Metro diperbolehkan membawa makanan sehingga bisa saja para pengunjung membuka bekal dan meninggalkan sampah bekal sembarangan. Tentu hal ini akan mengurangi  rasa nyaman pengunjung yang lain.  Kecuali jika pihak pengelola tidak mengizinkan mebawa makanan, tetapi pihak pengelola menyediakan atau menjual makanan seperti cafetaria.  

Taman Edukasi Metro memiliki spot-spot foto yang sangat indah. bagi yang suka selfi atau wefie disini sangat cocok sekali. atau bagi yang menyukai dunia fotografi banyak sudut-sudut unik untuk di foto dari berbagai sudut dengan view yag cantik dan alami. jangan lupa kalau ke Taman Edukasi Metro bawa kamera atau handpone dengan aplikasi kamera yang bagus biar dapat foto-foto yang keren.
tempat foto yang cantik





 
tersedia tempat-tempat foto yang bagus


Taman Edukasi Metro juga ada tanaman hidroponik yang tentu sangat unik dan menarik. Cocok nih buat kami yang tidak memiliki lahan untuk bercocok tanam. Melihat tanaman yang subur dengan teknik hidroponik membuat kami ingin menanam juga. Sayangnya sempat ragu takut tidak hidup karena tidak paham perawatannya.  Mbak Meli meyakinkan kami kalau menanam dengan teknik hidroponik sangat mudah. Bahkan kami di ajari dan dijelaskan dengan sabar. Akhirnya kami pun membeli tanaman hidroponik yaitu daun mint, seledri, dan sawi. Semoga tanaman ini hidup biar kami semangat bercocok tanam dengan hidroponik. 



Mbak Meli dan temannya menjelaskan perawatan tanaman hidroponik
 
melihat tanaman Hidroponik

Tibalah saatnya kami untuk pulang, tapi kami pasti akan kembali berkunjung ke Taman Edukasi Metro kembali.  Karena kami merasa puas dan nyaman  menikmati family time di sana. Ada beberapa alasan kenapa kami ingin kembali :
1.       Tempat yang strategis, di tengah kota dan mudah dijangkau oleh kendaraan umum.
2.    Suasana yang homely membuat family time terasa sekali. Membangun bonding anatar anak dan orangtua semakin mudah.
3.      Tempatnya nyaman tertata dengan rapi sehingga memudahkan saat berkeliling.
4.       Mungkin karena masih baru dan pengunjungnya belum ramai sehingga tempatnya sangat bersih. Harapannya kebersihannya selalu terjaga meskipun pengunjungnya semakin ramai. Kepada petugas jangan sungkan untuk mengingatkan pengunjung untuk menjaga kebersihan, tidak merusak tanaman, atau mengganggu binatang.
5.   Petugasnya ramah selalu tersenyum dan terasa kekeluargaan sekali dengan para pengunjung.  Selalu menjawab pertanyaan pengunjung dengan ramah, tak jarang jadi juru foto kami. 
_   Tersedia tempat foto-foto yang bagus untuk mengabadikan moment bersama keluarga.
6.       Tiket yang terjangkau murah meriah bikin hati sumringah dompet pun tetap aman terkendali. 


Sekilas Tentang Taman Edukasi Metro

Taman Edukasi Metro adalah wahana rekreasi dan wahana agrowisata yang mengusung tema “ Back to nature, no chemical, friendly, and adviroment”. Memadukan  antara peternakan, perikanan, perkebunan, dan pertanian berbasis non pestisida. 
Taman Edukasi Metro menawarkan wahana rekreasi  dan agrowisata edukasi untuk siswa sekolah  khusus untuk paket sekolah diman ada paket khusus pendidikan tentang bercocok tanam. Tarif untuk paket anak skolah adalah Rp 30.000 per siswa minimal siswa yang mengikuti paket adalah 30 orang. Paket anak sekolah ini di adakah pada hari senin sampai jumat saja. Sabtu dan minggu di gunakan untuk umum, keluarga, atau personal.
Taman Edukasi Metro Beralamat di :
Jln Gunung Lawu kelurahan Yosorejo Kecamatan Metro Timur Kota Metro Lampung. 

Nah Bunda jangan lupa family time ya, sudah ada taman yang recomended banget buat rekreasi yang edukatif bermain dan belajar. Selamat family time bunda.....

38 Komentar untuk "Family Time Seru di Taman Edukasi Metro"

  1. Mbak seru bangeeet. Kalo di Surabaya ada miniagrowisata tapi enggak ada interaksi hewan langsung kayak gini. Kelincinya lari2a gt pasti bikin anak2 seneng ya mbak. Back to nature adalah pembelajaran yang bagus buat anak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak ini juga baru pertama ada di Metro. Hang out enggak hanya buat senang senang tapi juga belajar.

      Hapus
  2. Wah, asik banget bisa family time di sini ya Um. Satu lokasi tapi banyak yang bisa dikunjungi. Semoga tetap terjaga kebersihan dan kerapihannya. Buat yang Metro dan sekitarnya kudu segera jadwalin ke sini nih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak karena banyak tempat wisata yg bagus di awal setelah lama jadi jelek karena ulah pengunjung yg perduli menjaga lingkungan tempat wisata.

      Hapus
  3. Wah, ini mirip banget dengan Kuntum Nursery di Bogor. Lampung layak banget nih masuk wishlist buat ajak anak-anak liburan. Kapan-kapan ulas Pahawang, boleeeh? hihihi malah nawaaar.

    BalasHapus
    Balasan
    1. M
      Mbak Pahawang masuk list untuk dikunjungi. Soalnya saya juga belum pernah ke sana jauh banget. Semoga bisa kesana dan jadi tulisan seru di blog

      Hapus
  4. Klo urusan wisata emang paling asyik, apalagi bisa sekalian mengedukasi anak2...kereen Mba infnya

    BalasHapus
  5. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  6. M
    Mbak Pahawang masuk list untuk dikunjungi. Soalnya saya juga belum pernah ke sana jauh banget. Semoga bisa kesana dan jadi tulisan seru di blog saya.

    BalasHapus
  7. Terimakasih bunda, saya memang kurang suka kalau jalan-jalan tanpa ada goal yg jelas dari jalan-jalan tersebut rasanya sayang uangnya mending buat beli buku yg jelas edukatif buat anak.

    BalasHapus
  8. Muraaah banget tiketnya Mbak, padahal komplit banget..bisa jadi tempat berwisata sekaligus belajar bagi anak-anak kita...Senangnya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya bener banget mbak ini juga baru pertama kali ada di metro

      Hapus
  9. Alam itu memang selalu asik untuk dijadikan tempat bermain dan belajar yah Ummi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya cocok juga buat mendekat kan diri dengan anak

      Hapus
  10. Wah seru yaaa piknik tapi bermuatan edukasi, dapat untung 2x senang hati dan dapat ilmu...kerennn...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener banget semoga semakin banyak di bangun tempat wisata yg edukatif ya mbak

      Hapus
  11. Bagus bun tempatnya, tapi jauh ya di lampung hehe. Reviewnya jadi ngebet juga mau kesana. Bikin ngiri. Duh ~

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga nanti semakin banyak wisata edukatif di setiap daerah ya mbak

      Hapus
  12. Jadi ingat waktu anak-anak saya masih kecil. Setiap tempat selalu dijadikan tempat bermain. Betewe piknik sambil belajar itu pastinya keren.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya bund apalagi anak zaman now mana ada main di alam pasti lebih asik dengan gawai. Ini jadi solusi buat mengenalkan alam

      Hapus
  13. Wisata edukasi memang paling TOP buat anak. Dan sebisa mungkin dalam berwiosata itu memang ada unsur edukasinya meskipun samar saja. Have fun terus ya Mbak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yupp betul banget mbak jadi anak enggak berasa belajar karena merasa piknik ya hehhehe

      Hapus
  14. Mba jadi penasaran bedanya ayam mutiara dan ayam ketawa, hihi kaya apa sih...

    BalasHapus
  15. Wah ternyata lampung ga hanya terkenal sama keindahan pantainya aja tapi ada juga yah wahana edukatif kaya gini.. selain murah anak2 juga suka dan nyaman apalagi udah ada wahana air pasti deh itu jadi juaranya.. nice place mba

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya MBK ini juga baru perdana banyak mengadopsi dari daerah lain ya. Makasih mbak sudah berkunjung

      Hapus
  16. Nice trip ya mba, kalau ngajak anak-anak pasti seneng banyak mainan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak sibuk sendiri milih wahana favorit mereka tentu nya.

      Hapus
  17. Asyik ya..tamannya benar-benar mengedukasi. Anak-anak bisa belajar banyak hal. Tiket masuknya pun terjangkau. Oh iya, payung atau topi capilnya disewakan atau bebas untuk digunakan, Mbak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Payung dan Capil di pinjami gratis mbak. Disini cukup bayar uang masuk di dalam sudah tidak bayar apa apa lagi. Eh paling beli wortel untuk kelinci atau susu untuk kambing.

      Hapus
  18. Waaaah ... bahagia memang sederhana, ya?
    Saya baru denger ada yang namanya ayam ketawa hi hi hi

    BalasHapus
  19. Back to nature. Di Batam belum ada yang begini mba...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah semoga Batam segera dirilis ya taman edukatif yg lebih seru. Batam mungkin taman air ya mbak disana kan banyak lautnya hehhehe

      Hapus
  20. Ayam mutiara pendek mbak mirip ayam Kate tapi kalau ayam ketawa ya kaya jago biasa cuma kalau bersuara kaya ketawa gitu hehhehe

    BalasHapus
  21. Sepeti ayam biasa mbak cuma suaranya yg berbeda

    BalasHapus
  22. Balasan
    1. Makasih ibu. Yuk yuk kita otw bareng para blogger metro.

      Hapus
  23. Wah asik segeranya.. lihat seger-seger gitu tidak cm buat belajar anak, tapi juga bagus buat pemandangan mata bunda hihihiih.. lalu pingin masak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahahha betul betul betul mbak. Masak yg alami non pestisida ya mbak.

      Hapus

mohon komentar dengan bijak

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel