Serunya Traveling ala Bacpaker Emak Zaman Now

 
Sedang Rapat Rutin

Sebagai wanita karier tentunya tidak memiliki banyak waktu buat jalan-jalan atau traveling. Apalagi bagi kami yang bukan hanya menjadi wanita karier yang masih lajang, kami adalah Ibu rumah tangga yang juga berkarier. Kebayang dong bagaimana rempongnya kami membagi waktu antara keluarga dan profesionalisme sebagai wanita karier. 

Kadang rasa jenuh menghampiri, ingin juga kami menikmati me time yang asik sehingga terlepas dari rasa jenuh. Sering kali saat kumpul bareng kami saling curhat tentang rasa jenuh yang menghampiri. Saling memotivasi, berbagi tips untuk menghilangkan jenuh pun menjadi obrolan yang seru. 

jenuh jadi selfie dulu

Berawal dari rasa senasib, kejenuhan yang mewarnai sehingga menjadikan kerja enggak maksimal, belum lagi dirumah tiba-tiba jadi emak baperan, suka emosi jiwa, mulutnya lebar tak karuan alias nyinyir. Timbulah ide untuk traveling bareng-bareng ke tempat yang menenangkan bebas dari segala aktivitas baik sebagai emak atau sebagai wanita karier.  Kalau bahasa zaman now Emak butuh me time nih....
Me Time dong Biar Jadi Ibu Bahagia


Traveling tentu membutuhkan dana yang tidak sedikit dong, untuk transport, biaya penginapan, makan, dan tentu buah tangan untuk anggota keluarga. Traveling yang berawal dari pepesan kosong ternyata menjadi sebuah impian besar bagi kami. Demi tercapainya mimpi, para emak menyisihkan uang untuk ditabung bersama-sama minimal untuk biaya transport dan penginapan. 

Setelah menabung beberapa bulan akhirnya, tabungan cukup untuk tiket pesawat yang promo dengan tujuan Jogjakarta. Setelah di rinci anggaran dana untuk tiket dan penginapan selama tiga  hari dana tabungan sudah mencukupi termasuk sewa mobil untuk perjalanan di Jogja. Kami kembali berkumpul menentukan waktu keberangkatan, dan membuat jadwal perjalanan dan tempat wisata yang akan di kunjungi selama berada di Jogja. Tak lupa survei penginapan melalui media online traveloka.

Sebelum kami pergi tentu komunikasikan dengan keluarga rencana perjalanan kami. Izin dengan suami bagi yang memiliki suami, karena saya seorang singgel mom cukup izin dengan anak-anak dan orangtua yang bakal dititipi anak selama saya pergi. Tak lupa mempersiapakan segala kebutuhan keluarga yang kami tinggal di rumah. Jangan sampai Emaknya traveling anaknya terabaikan, akhirnya jalan-jalan jadi tidak menyenangkan karena memikirkan keluarga yang ditinggal.

Selain mempersiapkan kebutuhan anggota keluarga yang ditinggal jangan lupa mempersiapkan kebutuhan yang akan traveling dong. Saya tidak banyak membawa barang ketika berangkat, bawa yang simpel, praktis dan mudah dibawa. Tidak perlu membawa banyak barang agar tidak merepotkan saat perjalanan. Tidak lupa masalah izin dari tepat kerja harus sudah selesai sebelum traveling. 

Saatnya Traveling di Mulai....
Kami nunggu yang lain kumpul

Tranportasi yang dipilih adalah Pesawat, mengingat jarak Lampung-Jogja yang jauh dan memakan banyak waktu jika di tempuh dengan perjalanan darat, belum lagi rasa lelah pasti akan lebih dominan. Ditakutkan sampai jogja kami malah numpang tidur saja karena lelah perjalanan.  Perjalanan dengan pesawat meskipun mahal tapi cepat sampai dengan waktu yang sangat singkat dan nyaman.  Maskapi yang kami pilih adalah Sriwijaya Airlines karena tidak perlu transit di Bandara Soekarno Hatta Jakarta. Kurang lebih 45 menit penerbangan kami sudah landing di Bandara Adisucipto. 

Setelah tiba di Bandara Adisucipto, tujuan utama adalah mencari penginapan yang berada di tengah kota tentunya dekat dengan Malioboro. Kami yang baru pertama kalinya traveling ke Jogja sempat bingung memilih tranportasi apa menuju ke Malioboro. Banyaknya supir taksi yang menawarkan jasa dengan harga yang lumayan mahal dan sedikit memaksa membuat kami merasa kurang nyaman. Belum lagi minimnya pengalaman kami harga taksi yang wajar, takutnya kami di tipu oleh para calo taksi tersebut. 
 
Sumringah yang turun dari pesawat
Dalam situasi tersebut kami harus tenang jangan panik. Rasa panik bisa membuat kami merugi sendiri karena mengambil kepuusan yang kurang tepat. Trans Jogja menjadi pilihan kami, selain petugasnya yang ramah, memberi petunjuk jalan yang akurat, dan yang tak kalah penting adalah murah. Yups dari Bandara Adisucipto sampai malioboro cukup Rp 3500,- saja murah sekali bukan? Belum lagi ramahnya para petugas membuat kami yang belum kenal Jogja menjadi sangat nyaman tanpa rasa khawatir nyasar. 
Ceria meskipun di Trans Jogja Menuju Malioboro

Akhirnya Tibalah kami di Malioboro, sungguh rasa bahagia yang tak terkira sampai juga di salah satu tempat wisata terkenal di Jogja. Namun, perjuangan belum selesai kawan, karena kami belum mendapatkan penginapan selama kami berada di Kota Gudeg. 

Terbayang tujuh Emak-emak tergamboy di pinggir Malioboro, mencari tempat penginapan yang pas buat kami. Pas tempatnya, pas di tengah Malioboro, dan tentu pas dengan anggaran dana tentunya. Karena kami membawa perlengkapan, untuk menghemat waktu dan tenaga akhirnya diputuskan 2 orang mencari penginapan dan yang lain menunggu dan menjaga barang bawaan. 
 
Meski Tergamboy dipinggir jalan Malioboro tetap tersenyum
Tak memakan waktu lama cukup 30 menit saja kami sudah mendapatkan penginapan yang lumayan murah, dan tentu bersih. Hanya losmen sederhana tiap kamar berisi 2 tempat tidur. Karena kami bertujuh menyewa dua kamar dan dua kasur ekstra. Meskipun sederhana namun ada Ac didalam kamar dan juga kamar mandi yang cukup bersih dengan air yang lancar. 

Setelah cek in di losmen kami memilih untuk segera mandi dan istirahat sebelum melanjutkan jalan-jalan menjelajahi Jogja. Sungguh sudah tidak sabar tapi, rasa lelah membuat kami harus rehat barang sejenak. Dan tentu merapikan barang bawaan agar kamar menjadi nyaman meskipun berisi beberapa orang. 

Baiklah part pertama sampai disini dulu ya, next lanjut part selanjutnya dengan keseruan kami di Jogja yang pasti unik dan hebohnya para Emak traveling.

29 Komentar untuk "Serunya Traveling ala Bacpaker Emak Zaman Now"

  1. Kereennn....disela-sela kesibukan sebagai wanita karier masih bisa jelong-jelong dalam me time. Asikk tuh...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak jangan lupa me time yaaa untuk menjaga kewarasan. Ibu bahagia mesti punya waktu me time hehehheh

      Hapus
  2. Bahagianya tujuh emak-emak strong. Ditunggu cerita berikutnya ya

    BalasHapus
  3. Ditunggu cerita halan-halannya. Explore Jogaja nggak ada habisnya Mbak. Seru semua

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak Jogja kota penuh kenangan heheheh
      Inshainsha nanti dilanjut lagi ceritanya.

      Hapus
  4. Udah lama banget gak ke jogja, baca uraian traveling ini jadi kepengen kesana. Tahun depan sekalian pulkam mampir ah ~

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak banyak destinasi wisata yg seru seru. Nanti dilanjutkan cerita tempat wisata yg kami kunjungi ya mbak.

      Hapus
  5. Seru banget traveling ala backpaker. Jadi pengen cobain backpaker lagi bersama teman-teman SMA. Ditunggu cerita selanjutnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak lebih seru, lebih murah juga lho hehehhehe

      Hapus
  6. Wah, senengnya yang traveling, ditunggu kelanjutannya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Inshainsha nanti di lanjut terimakasih mbak sudah berkunjung.😍😘

      Hapus
  7. Jogja... suatu hari nanti aku HARUS ke Jogja!

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul sekali mbak seru deh main di kota gudeg.

      Hapus
  8. Whuaaaa ke Jogja nggak ngabariiin. Tau gitu kan bisa mit ap kita Mak.. hehe.. ditunggu kisah selanjutnya yaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak waktunya terbatas dan rombongan sih jadi enggak bebas. Lain waktu inshaAlloh ke Jogja lagi kita meet up ya

      Hapus
  9. Lagi seru baca eh bersambung. Haha.. Pasti seru nih postingan berikutnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak nanti dilanjut part selanjutnya heheheh seperti sinetron ya to be continue

      Hapus
  10. Perlu dicoba kynya, travelling bareng teman2. Seru ceritanya..lanjut ke postingan selanjutnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak seru banget, siap segera saya buat kelanjutannya ya

      Hapus
  11. Waduh, untung aja ya, masih ada penginapan yang kosong. Waktu itu, bukan hari ibur ya?
    Jadi inget pengalaman saya dulu, pas libur panjang, jadi susah banget dapetin penginapan :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya memang ambil bukan hari libur mbak biar harga tiket pesawat bisa ambil yang promo. Irit biaya kan mbak hahahahha

      Hapus
  12. Jd inget masa muda deh. Klo dinas keluar kota, setelah selesai pekerjaan..sorenya kita jalan ke obyek wisata yg ada disana...seruuu..jd sambil nyelam minum air...haha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah senang bisa sering jalan jalan saat dinas ya bunda

      Hapus
  13. Yupp biar penasaran gitu mbak.

    BalasHapus
  14. Wooow hebat semangat bunda-bunda bertujuh yang bisa kompak backpaker rame-rame, seru ya. Ditunggu cerita lanjutannya😍

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih mbak Dewi, inshaAlloh segera di tulis.

      Hapus
  15. Memang seru banget bisa traveling bersama teman-teman speofesu dan menghabiskan waktu. Tapi kalau menurut saya, ini bukan me time namanya, tapi quality time bersama teman. Karena, yang namanya me time itu benar-benar dilakukan sendirian tanpa ada yang menemani. Ini cuma pendapatku saja. Hehe.

    BalasHapus

mohon komentar dengan bijak

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel