Persiapan Anak Kemah




Hari ini rasanya melow-melow gimana gitu deh, mengantarkan sulungku Rahma Amalia untuk mengikuti kegiatan sekolah. Mengikut kegiatan sekolah sih biasa ya, tapi kali ini berasa luar biasa karena kegiatanya menginap. Kegiatan Kemah yang dilaksanakan selama 3 hari 2 malam. 


Bukan hal baru sebenarnya kegiatan kemah yang merupakan salah satu kegiatan wajib Pramuka. Setiap tahun SDIT Wahdatul Ummah mengadakan kegiatan ini, yang diperuntukan siswa kelas 5 dan 6.  Kegiatan ini bisa dikatakan wajib, namun bagi orangtua yang merasa keberatan dengan beberapa petimbangan di perbolehkan untuk tidak mengikuti.

Kalau saya sangat mendukung kegiatan ini, apalagi melihat  Rahma semangat sekali setiap jumat ada pelajar Pramuka. Berkemah adalah kegiatan yang sangat menyenangkan, setiap anggota pramuka pasti menunggu kegiatan kemah. Saya juga rindu kemah lho, kalau ada kegiatan kemah buat Emak-emak saya ikut deh. Saat kemah turun hujan pun jadi makin menantang, ups ini saya lho ya. Semoga selama kemah jangan hujan, kasihan anak-anak dan kakak pembina. 
 Manfaat dan Tujuan Kemah
Terbersit pertanyaan kenapa sih masih SD saja sudah kemah, padahal seingat saya dulu kemah mulai SMP. Jadilah saya pun kepo mencari-cari tujuan kemah dalam pramuka itu apa sih? Biar saya bisa mendukung kegiatan anak mesti dong saya cari informasi. Ini dia bunda informasi yang saya peroleh menurut smartsiana.com:

1.      Meningkatkan ketakwaan kepada Alloh SWT, yang telah menciptakan alam seisinya.
2.      Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan.
3.      Mengembangkan sifat kepemimpinan anak.
4.      Meningkatkan kepercayaan diri dan rasa tanggung jawab anak.
5.      Kegiatan yang menyenangkan dan bermanfaat untuk melatih kemandirian anak
6.      Pengalaman baru bagi anak tentang unsur alam dan kebutuhan untuk melestarikannya. 


Setelah tahu tujuan kemah semakin kepo saya bund. Setiap kegiatan pasti ada manfaatnya dong, nah saya juga mencari informasi manfaat apa  yang di peroleh dari kegiatan di tengah lapangan ini. Ternyata oh ternyata bund, manfaatnya banyak deh. Mau tahu yuk simak bund informasi yang saya peroleh:

1.    Berkemah membuat anak-anak bersatu dengan alam. Mereka anak merasa bersyukur karena Alloh menciptakan alam dan segala isinya.
2.      Belajar mencintai lingkungan, melestarikan alam, dan perduli dengan kebersihan lingkungan.
3.      Berkemah jauh dari orangtua mengajarkan anak untuk hidup mandiri.
4.     Hidup bersama dalam satu regu dengan teman-temannya mengajarkan anak bersosialisasi dan bekerja sama dalam tim.
5.      Anak-anak belajar disiplin, belajar untuk mengembangkan pengetahuan, memancing kreatifitas anak dalam melakukan tugas saat kemah.
6.      Meningkatkan kepercayaan diri anak, belajar kepemimpinan dan juga keterampilan diri.

Setelah tahu tujuan dan  manfaat kemah dalam pramuka saya semakin semangat dong dengan kegiatan ini. Mempersiapkan kebutuhan anak-anak saat kemah sesuai dengan arahan kakak pembina pramuka. Wih seru ya bukan bapak ibu guru kalau pramuka. Yeay pasti senang ya di panggil kakak kan jadi merasa muda, ish itu mah kalau saya lho..

Bunda persiapan apa saja nih yang dilakukan menjelang anak-anak kemah? Kalau saya enggak banyak persiapannya tapi lumayan bikin heboh sih, ini dia yang saya lakukan dalam mempersiapkan anak mengikuti kegiatan kemah :


1.      Persiapan Mental
Kemah kali ini adalah pengalaman pertama bagi Rahma, saya harus mempersiapakan mentalnya. Apalagi Rahma termasuk anak yang penakut, biar dia enggak done saya harus mengenalkan sekilas tentang kemah.  Saya beri gambaran kegiatan kemah itu seperti apa, menceritakan pengalaman saya dulu saat kemah tentu yang menyenangkan ya.

Sayang sekali ada beberapa temannya malah mendapat cerita kemah yang menyeramkan, tentang kegiatan di kuburan, nanti ada ular dan lain-lain deh. Rahma sempat down mendengar cerita tersebut. Saya semangati, enggak selalu kegiatan kemah itu ke kuburan, kegiatan kemah di siang hari itu seru, dimalam hari juga asik.

Akhirnya Rahma kembali bersemangat, bahkan tidak sabar menanti kegiatan kemah berlangsung. Semoga jika tahun depan ada kegiatan kemah kakak pembina bisa menjelaskan kegiatan kemah tidak identik dengan hal yang menakutkan.

2.      Persiapan Fisik.
Kemah membutuhkan fisik yang kuat, karena hidup di alam terbuka oleh karena itu kondisi anak harus fit. Beberapa hari sebelum kemah berlangsung perhatikan pola makan anak, sesuai dengan kebutuhan atau tidak. Biasanya anak-anak sulit makan, maka harus diperhatika pola makan. Jangan sampai saat kemah sakit gastritis atau magh karena susah makan.


Perhatikan kebutuhan tidur anak, ini penting karena saat kemah pasti anak-anak kurang istirahat, terutama saat malah hari biasanya sulit tidur. Hal ini wajar sekali beradaptasi dari terbiasa tidur nyenyak dikasur ini tidur di alam terbuka beralas matras yang keras, belum lagi dinginnya malam serta nyamuk yang berterbangan.
Oleh karena itu sebelum kemah anak harus tidur cukup hindari begadang dimalam hari. Setidaknya fisiknya siap jika di saat kemah pola tidurnya kacau.

Jika ada suplemen atau vitamin untuk doping daya taha tubuh juga bisa diberikan. Tetapi kalau saya memang tidak membiasakan anak mengkonsumsi suplemen atau vitamin kecuali anak dalam kondisi sakit.  Minumal lemon madu adalah kesukaan Rahma. munuman ini mengandung Vitamin C dan juga madu yang bagus untuk daya tahan tubuhnya.  Sayangnya saya lupa tidak membawakan saat berangkat kemah, karena stok di rumah habis dan lupa tidak membeli. maklumlah euporia Rahma mau kemah sehingga terlupakan.

3.      Persiapan ketrampilan.
Persiapan ketrampilan ini juga perlu di ajarkan dirumah, hal simpel yang sudah saya ajarkan kepada rahma sebelum berangkat kemah adalah mengupas kentang, mengupas bawang merah dan bawang putih, merebus air, mencuci piring, dan menggoreng telur.

Rahma juga bertanya tentang beberapa resep simpel yang bisa dimasak oleh rahma di saat kemah. Saya beri tahu resep membuat nasi goreng, meskipun enggak langsung praktek setidaknya dia ada gambaran dong. 

Pesiapan Perlengkapan Kemah
kalau yang ini sudah diberikan catatan apa saja yang harus di bawa oleh Rahma, emaknya cuma perlu mempersiapkan, dan membeli yang belum ada di rumah. Lumayan juga ini anggaran untuk beli perlengkapan kemah. Tapi tak apalah rizkinya anak-anak inshaAlloh selalu ada. 

dalam hal mempersiapak keperluan ini yang super heboh Emaknya ya bund, sampai WAG sekolah full chat tentang perlengkapan. Alhamdulillah kerja sama antara walimurid dan wali kelas terjalin baik saling berbagi informasi tempat membeli perlegkapan pun seru. rasanya jadi seperti keluarga ya bund. Ternyata efek positif dari kegiatan ini sampai ke hubungan kekeluargaan antar walimurid. senangnya kalau walimurid kompak.  


Itulah beberapa hal yang saya persiapkan menjelang kegiatan kemah. Tidak sabar menunggu rahma pulang dengan segudang cerita yang pasti seru dan menyenangkan.

2 Komentar untuk "Persiapan Anak Kemah"

  1. Selalu ada pengalamsn yang pertama ya buat anak2. Sepertinya saya bisa ikut merasakan perasaannya bun. Antara excited dan khawatir. Semoga lancar dan aman kemahnya plus kk Rahma senang 😊

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah senang sekali mbak pengalaman yg sangat berkesan

      Hapus

mohon komentar dengan bijak

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel