Ketika Jatuh Cinta Saat Masih Terikat Pernikahan



Saat ini masih ramai sekali istilah “PLAKOR” dan “PEBINOR” keduanya benar-benar viral. Sebenarnya memang lagi trend atau bagaimana ya? Sesungguhnya kedua hal tersebut sudah ada sejak lama. Hanya saja kalau dulu tidak pakai istilah-istilah yang membuat viral. Zaman dulu juga enggak ada media sosial, bahkan orang masih menganggap permasalahan rumah tangga itu aib jika sampai keluar dari ranah keluarga. 

Berbeda sekali saat ini, orang sudah tak tahu malu untuk mengumbar segala macam masalah dalam keluarga. Seolah-olah setiap masalah adalah konsumsi publik yang wajar saja dinikmati semua orang. Ah, entahlah kalau saya masih menganggap permasalah rumah tangga itu masalah dalam kamar cukup suami istri yang tahu. Bahkan anak-anak atau keluarga lain tak perlu tahu.

Tidak suami, tidak istri keduanya manusia biasa, memiliki naluri yang sama. Lamanya usia pernikahan tidak bisa menjamin kelanggengan sebuah rumah tangga. jatuh cinta kembali merupakan hal yang wajar dan manusiawi. Karena cinta adalah salah satu anugrah yang datangnya tidak bisa di prediksi, tidak bisa dihindari, namun masih bisa di kelola, dibatasi, dan di alihkan kepada hal-hal positif. 

Layaknya ketika dulu masih sendiri, pasti mengalami masa jatuh cinta. Melihat dari jauh saja sudah bahagia luar biasa, apalagi sampai bertegur sapa. Rasanya enggak bisa diungkapkan dengan kata-kata, sungguh jatuh cinta berjuta rasanya. Kalau boleh memilih sih, enggak ingin kok jatuh cinta lagi saat masih terikat sah dengan pasangan, tapi bagaimana ketika rasa itu hadir tanpa diundang?
Beberapa hal ini harus dilakukan ketika cinta terlarang menyapa:

Kelola Rasa Cinta
Cinta hadir tanpa di duga bahkan bisa berakibat fatal, rumah tangga menjadi taruhan belum lagi anak-anak menjadi korban dan murka Alloh siap menhadang. Pilihannya adalah melupakan, tapi semakin dilupakan malah semakin ingat. Biarkan saja rasa itu ada dihati, tapi jangan pernah dibiarkan tumbuh apalagi disiram dan dipupuk yang ada akan tumbuh subur dan sulit dikendalikan. 

Terus bagaimana, biarkan saja diamkan dia mengendap dalam hati, nanti ada saatnya dia pergi sendiri. Rasa cinta yang mengendap sendiri tak akan menimbulkan gejolak apapun dalam rumah tangga.  Jangan sekali-kali mengungkapkan perasaan baik dengan kata-kata ataupun dengan tindakan. Jika sekali saja anda lakukan dan gayung bersambut makan jerat setan sudah membelenggu. Inilah awal terjadinya selingkuh.

Perbaiki Hubungan Dengan Pasangan
Rasa kagum dan jatuh cinta kepada orang lain cenderung membuat anda membandingkan dengan pasangan. Padahal pasangan kita yang menemani saat suka dan duka, merawat saat sakit, menjadi pendengar setiap keluhan. Pantaskah jika dibandigkan dengan dia yang baru nampak baik diluarnya saja. Hendaknya kala cinta kembali menyapa, perbaiki hubungan dengan pasangan, semakin mesra, coba cari apa yang dulu membuat anda jatuh cinta kepada pasangan? Jangan-jangan anda yang malah mengabaikan pasangan hingga rasa yang dulu terkikis sedikit demi sedikit. 

Ingatlah betapa banyak kebaikan pasangan yang diberikan kepada anda, jikalau ternyata banyak kekurangan pada diri pasangan bukan kah anda juga memiliki kekurangan. Lalu pantaskan jika kekurangan menjadi alasan untuk mendua, bukankah salah satu fungsi menikah adalah melengkapi kekurangan dan kelebihan menjadi harmoni yang indah. 

Maka perbaiki hubungan dengan pasangan adalah langkah awal yang harus dilakukan. Sadarilah tidak ada yang sempurna di dunia ini, bahkan dia yang membuat hidupmu terasa berwana berhias pelangipun memiliki banyak kekuranga. 

Kembali Kepada Allah
Bertaubatlah kepada Alloh, meminta agar rasa yang ada terpupus tanpa bekas. Minta kepada Alloh agar dijauhkan dari dia yang membuat hati berbunga-bunga. Mintalah perlindungan dari cinta yang salah, perbaiki hubungan dengan Allah agar keimanan semakin kuat hingga terhindar dari godaan setan. 

Perbaiki diri baik iman maupun kualitas diri, jangan sampai rasa yang ada melukai pasangan. Bersyukur ketika Allah masih menutup aib diri,  masih melindungi tidak sampai terjadi perselingkuhan apalagi zina.  Mintalah pertolongan Alloh agar menjaga aib-aib anda, dan menjaga keutuhan rumah tangga.  

Nah, persiapkan diri anda jika tiba-tiba cinta hadir menyapa padahal sudah ada pasangan yang sangat mencintai anda. Anggap saja angin yang nanti akan pergi sendiri.  
 
#ODOP_6
#ODOPday3EstrilookComunity

24 Komentar untuk "Ketika Jatuh Cinta Saat Masih Terikat Pernikahan"

  1. sebuah nasehat yang sangat islami... and bikin baper tentunya bagi yang bersangkutan overall sangat bagus...

    BalasHapus
  2. Mksh masukannya atas jawaban "di love bojo wong aku kudu piye?"

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga manfaat dan terimakasih sudah mampir

      Hapus
  3. Semoga Allah melidungi kita agar tidak terjerat bujuk rayu setan. Super sekali mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin, ikutan berdoa ya ibu Endah. Bagus sekali tulisannya mba Ika 😊

      Hapus
    2. Aamiin terima kasih ibu 😍😍😍

      Hapus
  4. Keren mbk ummu tulisannyaa👏

    BalasHapus
  5. Cinta terlarang sering kali lebih greget ya mba. Mungkin karena harus kucing-kucingan sama pasangan, jd bikin adrenalin terpacu. Tapi ya namanya juga terlarang, harus dicegah. Semoga kita dijauhkan dari cinta seperti itu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyuuup kata teman sih kalau cinta terlarang itu hilang akal dah. Semoga jauh jauh lah dari hal demikian ingat anak dan keluarga.

      Hapus
  6. Namanya godaan setab selalu bisikin yang indah-indah padahal dibaliknya ada murka Allah.

    BalasHapus
  7. Mungkin ini sama dengan puber kedua ya mba ummu

    BalasHapus
  8. Terima kasih sudah mengingatkan lewat tulisan ini, Mbak..
    Godaan sekarang ini memang gila ya...dari semua arah datangnya. Tapi Insya Allah jika selalu berpegang pada komitmen pernikahan kita bisa terhindar dari bujuk rayu setan.

    BalasHapus
  9. Zaman edan ini memang menuntut kita lebih waras. Karena godaannya memang luar biasa. Thanks for remind me.

    BalasHapus
  10. Beuh dahsyat ya mbak. Sekarang memang tampak marak karna medsos ya. Padahal udah dari zaman dulu ada. Tapi kalau gak sekelas Artis mungkin gak kan dikenal orang. Hehe

    BalasHapus
  11. Duh, pelakor dan pebinor. Dua2nya seharusnya gak ada ya, jika masing2 pasangan saling menjaga. Lha rumah tangga itu ibadah paling lama, ya perjuangannya lama juga. Gak berhenti sampe benar2 ke surga. Godaan dr org ketiga jelas2 hrs dilawab jika ingin terus samara. Makasih sharingnya :)

    BalasHapus
  12. Kalo udh putus tp msh cinta sih gmn mba ika? 😂

    BalasHapus
  13. Teman sejati yaa sebisanya suami sendiri deh. Mau curhat dan ngegosip apapun, enggak bakalan bocor deh. Wong dianya juga engga terlalu dengerin...haha...
    Tapi kita udah puas, serasa udah didengerin...
    Makasih remindernya

    BalasHapus
  14. Semoga iman & kewarasan kita tetap terjaga, karena jaman sekarang banyak.yg diluar nalar..

    BalasHapus
  15. Kalau Kita mencintai pasangan Karena Allah jadi lebih indah, Mba. Itu juga bisa mencegah biar Kita ga tergoda.

    BalasHapus
  16. Ya Allah dasyat banget yak tulisan ini. Ngenak banget. Semoga Allah selalu menjaga pernikahan di jalan yang lurus dan tetap rasional saat ada bujuk rayu setan. Mengingat lagi kebaikan pasangan meski itu kecil :)

    BalasHapus
  17. Wah Mba tulisannya berbobot sekali dan saya setuju juga sepemahaman ama ama. Jaman sekarang memang orang klo curhat bahakan hal pribady sekalipun di medsos dan memang sengaja diumbar gitu. Kalau jaman dulu kan di buku diary ya

    BalasHapus
  18. Makasih Ummi sudah diingatkan.

    BalasHapus

mohon komentar dengan bijak

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel