Tetap Dingin Saat Suasana Politik Memanas

Suasana mendekati pemilihan umum dimana-mana yang menjadi bahan obrolan sekitar politik. Tema paling di gemari oleh semua orang, tidak di warung, di tempat kerja, di perempatan jalan, bahkan di rumah pun demikian. 

Tema obrolan tidak jauh dari capres, partai, calon legislatif, dan aneka printilan lainnya. Demikian juga segala sesuatu menjadi dikaitkan dengan hal politik. Kadang hal-hal tersebut terkesan lebay dan berlebihan. 

Sebagai contoh, ketika serombongan ibu-ibu foto kadang spontanitas dengan gaya masing-masing. Nah, ketika ada ibu-ibu foto dengan jaya 2 jari ada yang komentar pendukung nomor 2 ya bu? Demikian ketika foto dengan satu jari dikatakan pendukung no 1. Duh, lucu kok jadi lucu dengarnya. Bisa saja itu hanya bentuk spontanitas saja kan. Namun ya namanya suasana politik semua dikaitkan dengan hal-hal tersebut. 

Dilain waktu saya dan teman-teman menggunkan syal berwarna merah dengan kombinasi sedikit hitam dan sedikit warna kuning. Karena yang nampak jelas warna merah disangka pendukung si merah. Mungkin, buat mereka itu bercanda yang biasa saja, namun bisa jadi bagi orang lain jadi merasa enggak nyaman juga. 

Saya sendiripun jadi lebih berhati-hati ketika akan berfoto. Bahkan kadang saya bilang enggak mau aah pakai dua jari dan satu jari pakai semua aja takut disangka partai. Teman-teman jadi ikutan, ah bener ini. atau kalau mau pergi keluar rumah lebih memperhatikan pemilihan warna yang tidak terlalu mencolok warna tertentu.  

Yuk, makin bijak dala berkomentar, berpendapat, atau bercanda. Karena suasana politik yang cukup panas mudah memancing keributan. Boleh saja menjadi tim sukses partai tertentu, tapi hargai orang lain. jangan terlalu lebay, karena demokrasi itu menghargai pilihan setiap warga negara. 

Sebagai warga negara yang baik hendaknya kita menjadi warga yang dapat menjaga  perdamaian. Belajar menghargai pilihan orang lain, menjunjung tinggi demokrasi dengan benar. Yuk tetap berkepala dingin berhati tulus meskipun suasana perpolitikan mulai panas. Belajar menjadi warga yang cerdas berpolitik dan tidak egois.
                                                                
#ODOP_6
#Opini
#Nonfiksi

3 Komentar untuk "Tetap Dingin Saat Suasana Politik Memanas"

  1. Setuju mbak Ika harus tetap dingin meski suasana politik memanas

    BalasHapus
  2. Repot juga ya kalau bertingkah sedikit dikaitkan sama politik. Pakai ilmu cocoklogi 😂

    BalasHapus

mohon komentar dengan bijak

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel